200 Tempat Wisata Alam di Banyuwangi Yang Paling Bagus Terbaru

200 Tempat Wisata Alam di Banyuwangi Yang Paling Bagus Terbaru

200 Tempat Wisata Alam di Banyuwangi Yang Paling Bagus Terbaru & Tersembunyi. Objek Wisata Banyuwangi Jatim (Jawa Timur) merupakan salah satu kota yang memiliki banyak sekali destinasi wisata menarik, mulai dari wisata pantai, tempat snorkling, hingga wisata permainanpun ada disini, bukan hanya itu saja ternyata di kota ini masih banyak sekali wisata yang masih tersembunyi dan belum banyak di ketahui oleh banyak orang, masih sangat perawan. Kali ini tim Travelling Yuk Bos! Akan menulis kumpulan destinasi wisata yang ada di kota Banyuwangi buat kamu pengunjung setia iqbalazhari.com yang menyukai travelling.

Sunrise of Java alias Banyuwangi merupakan kabupaten yang memiliki banyak potensi wisata. Sebagai daerah yang berada di ujung timur Pulau Jawa dan berbatasan dengan Selat Bali, Banyuwangi mempunyai banyak pantai yang pesonanya tak kalah mempesona dengan pulau seberang, Bali. Karena luasnya kabupaten Banyuwangi, Anda memerlukan waktu yang banyak agar bisa menelusuri setiap sudut kota ini. Letak tempat wisata satu ke tempat wisata lainnya berjarak puluhan kilo sehingga bisa menguras energi anda. berikut akan kami paparkan informasi tempat wisata yang ada di kabupaten Banyuwangi. Simak, yuk!

  1. Pulau Merah

Pantai Pulau Merah adalah salah satu primadona Banyuwangi yang terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Yang membuat beda dari pantaipada umumnya adalah adanya sebuah pulau yang terletak di bibir pantai. Keberadaan pulau ini membuat pantai ini semakin eksotis dan menjadi asal mula nama Pulau Merah. Selain pemandangannya yang bagus, gulungan ombaknya yang lumayan besar juga menjadi daya tarik lainnya, tak heran jika banyak surfer pemula atau menengah berselancar di pantai ini.  Karena itulah, pantai ini dijadikan tempat untuk menyelenggarakan event tahunan Internasional surfing competition yang diikuti oleh 20 surfer dari berbagai Negara. Satu lagi yang tidak kalah mencuri perhatian mata yang sayang sekali untuk dilewatkan nih guys, yaitu pemandangan saat matahari terbenam atau sunset . Warna orange dengan kebiruan yang sangat cantik terbenam diantara bukit akan memanjakan mata kamu.

  1. Pulau Santen

Selain pantai Boom, Banyuwangi memiliki beberapa pantai lain di sepanjang pesisir sebelah timur. Salah satunya adalah pantai Pulau Santen. Disebut demikian karena di sana banyak ditumbuhi pohon santen yang berderet di sepanjang pantai. Pantai Pulau Santen tak kalah menawarkan panorama Selat Bali. Jika pagi hari, wisatawan disuguhi hangatnya matahari terbit. Beranjak siang hingga sore hari, akan terlihat para nelayan dengan hasil tangkapan. Selain itu, untuk menuju ke pantai, wisatawan akan terlebih dahulu melewati muara sungai dengan mangrove menawan.

  1. Pantai Lampon

Pantai Lampon yang terletak di Kecamatan Pesanggaran ini, masih belum terlalu terkenal jika dibandingkan dengan Pantai Pulau Merah atau Red Island. Namun demikian, pantai Lampon justru kondisinya masih sangat asri. Semuanya masih alami, tanpa ada sentuhan pembangunan modernisasi. Hamparan pasir pantai  sangat indah dengan warna pasir yang kehitaman, garis pantai yang panjang dan air laut yang jernih kebiru-biruan, dilengkapi dengan lambaian daun kelapa di pinggir pantai menambah keindahan pantai Lampon.

  1. Pantai Plengkung

Pantai Plengkung dijuluki “The Seven Giant Waves Wonder” oleh peselancar asing karena memiliki 7 gulungan ombak yang memiliki ketinggian hingga 6 meter. Pantai Lengkung atau yang terkenal dengan sebutan G-Land ini menjadi idaman dunia surfing internasional dan mempunyai ombak terbaik kedua di dunia setelah Hawaii. Untuk mendapatkan ombak terbaik pantai pelengkung, kamu harus tau bulan – bulan yang pas karena tidak disetiap bulan ombaknya besar, hanya ada di bulan-bulan tertentu antara April hingga Agustus.

  1. Pantai pancur

Selain Pantai Plengkung dengan ombaknya yang mendunia, ada pula Pantai Pancur dengan keunikan sungainya. Pantai Pancur berada tak jauh dari Resort Pancur yang merupakan bangunan resort dan pos penjagaan. Anda bisa menginap di sini kala bertandang ke Pantai Pancur. Jarak pantai dari pos Rowobendo atau pintu masuk Taman Nasional Alas Purwo sekitar 5 meter. Sementara jika dari Trianggulasi sekitar 3 km.

  1. Pulau Tabuhan

Pulau yang tidak berpenghuni ini berada di 20 km dari pusat kabupaten Banyuwangi, dengan luas pantai sekitar 5 hektar, pulau ini terletak di antara pulau Bali dan Pulau Jawa. Pualu Tabuhan berlokasi di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Tabuhan merupakan pulau eksotis, pulau ini diselimuti oleh pasir putih yang indah. Di bawah lautnya, Anda bisa menemukan koral dan beberapa biota laut yang menghiasi keindahan bawah lautnya. Selain pemandangan yang indah, pulau ini menjadi surga baru bagi pecinta olahraga air ekstrim yaitu kitesurfing dan Windsurfing.

  1. Wedi Ireng

Pantai Wedi Ireng merupakan replika kecil dari Raja Ampat di Papua karena sejauh mata memandang akan terlihat tebing-tebing yang memutari pulau, Disana juga terdapat pulau pulau kecil. Pantai ini masih tergolong asri, hal itu terlihat dari medan yang dilalui. Jika kamu melalui jalur darat, kamu akan melewati medan yang sangat berat dan susah karena anda harus melewati hutan dengan jalan yang berlumpur. Kamu Dejuga harus mendaki sampai ke ujung bukit lalu menuruninya. Namun percayalah, perjalanan anda tidak akan sia sia jika sudah sampai ke di pantai. Air lautnya yang masih jernih dan berwarna biru serta bibir pantai yang dikelilingi pepohonan hijau memberikan suasana teduh.

  1. Watu Dodol

Pantai Watu Dodol merupakan salah satu destinasi wisata menarik yang ada di Banyuwangi, letaknya yang sangat stategis di jalur poros Pantura menjadikan pantai ini ramai dikunjungi. Batu besar dengan diameter 15 meter dan tinggi sekitar 10m yang tepat di tengah jalan yang ditandainya tempat ini berjuluk Watudodol, Watu dalam bahasa jawa yang berarti batu dan dodol adalah jenang, jenang dodol merupakan jajanan khas yang terbuat dari ketan yang rasanya manis berbentuk persegi panjang.
Pantai watu dodol memiliki banyak tempat menarik sepanjang pantai terdapat pedestrian untuk bersantai para pengunjung sambil menikmati keindahan pantai berlatar belakang pulau bali. Selain itu terdapat patung gandrung besar yang menjadi ikon Banyuwangi. Sayang banget deh kalau kamu sampai melewatkan tempat wisata yang satu ini.

  1. Pantai Boom

Letaknya yang berada di pusat kota Banyuwangi membuat pantai boom menjadi salah satu destinasi yang mudah untuk dikunjungi. Kamu bisa menggunakan sepeda atau berjalan kesana jika posisi kamu berada di Alun-alun Blambangan. Pantainya berpasir hitam yang bersih tidak kalah dengan pantai yang berpasir putih, ditambah dengan latar belakang pulau Bali. Selain bisa menikmati keindahan pantai pengunjung juga bisa mencoba fasilitas – fasilitas yang tersedia di pantai boom seperti payung teduh dan berkuda.

  1. Pantai Kelor

Pantai satu ini terletak di daerah Taman Nasional Baluran yang berada di daerah Desa Wonorejo, Banyuputih, Situbondo. Untuk sampai ke pantai satu ini, perlu sedikit usaha dengan menyusuri jalan kecil yang ditumbuhi pepohonan yang lebat khas hutan. Perjuangan kamu dijamin tidak akan sia-sia karena pemandangan di Pantai Kelor ini bisa dibilang merupakan anugerah Yang Maha Kuasa. Keelokan pemandangan yang terdapat pada pantai Kelor ini akan membuai para wisatawan yang berkunjung. Kondisi alam yang masih sangat asri akan memberikan semangat baru bagi kamu yang tadinya penat dengan segala tekanan.

  1. Teluk Hijau

Di Teluk Hijau ini, kamu akan merasakan udara segar pantai yang bercampur dengan udara hutan hutan tropis Taman Nasional Meru Betiri. Dari kota Banyuwangi, jarak perjalanan sekitar 3-4 jam. Perjalanan ke Teluk Hijau ini cukup melelahkan, namun kamu akan menyaksikan panorama laut yang memikat. Tahukah kamu, teluk ini merupakan tempat wisata di Banyuwangi yang masih sangat terjaga kemurniannya, belum banyak wisatawan yang datang ke tempat ini. Inilah daya tarik memikat yang dapat kamu temukan nantinya.

  1. Pantai Rajegwesi

Pantai Rajegwesi menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Banyuwangi yang selalu ramai oleh wisatawan. Pantai Rajegwesi terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran ini merupakan tempat wisata alam sekaligus bersejarah yang sanagt menarik untuk dikunjungi. Ketika berada disini, Anda bias menyaksikan keindahan pantai dan bunker sisa kejayaan bangsa Jepang di masa penjajahan.

  1. Bangsring Under Water

Wah, unik sekali ya guys namanya? Bangsring Under Water atau sering disingkat dengan Bunder ini terletak di dusun Krajan, desa Bangsring, kecamatan Wongsorejo ini memiliki keindahan bawah laut yang indah. Pantai ini sangat cocok sekali bagi kamu yang suka olahraga snorkelling. Para wisatawan bias menikmati keindahan biota dan tanaman laut yang sangat memukau mata. Selain terumbu karangnya yang indah, disini juga ada ikan hias yang menghiasi perairan di Bangsring Under Water. Ikan warna-warni ini nantinya siap menghiburmu dengan menari-nari diatas koral loh guys! Yuk, snorkelling di Bangsring Under Water!

  1. Pantai Sukamade

Berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Pantai Sukamade merupakan salah satu dari Triangle Diomond Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk mencapai pantai ini memang penuh dengan perjuangan guys, karena kawasan Sukamade Dikenal memiliki Jungle track yang sangat esktrem dengan pemandangan alam yang masih sangat dan eksotis. Suasana yang tenang, hutan tropis alami Pantai sukamade menjadi tempat favorit bagi para penyu mendarat dan bertelur, pantai ini juga disebut sebagai istana penyu karena banyaknya penyu yang mendarat di pantai ini loh.

  1. Pantai Blimbingsari

Pantai Blimbingsari terletak di Kecamatan Rogojampi, berjarak 23 km dari kota Banyuwangi. Sarana jalan menuju Pantai ini sudah baik. Kendaraan umum juga sudah ada. Pantai ini juga dekat dengan bandara Blimbingsari. Mungkin setelah anda mendarat di banyuwangi anda bisa menikmati pantai yang satu ini. Blimbingsari juga terkenal dengan wisata kuliner ikan bakar. Upacara petik laut biasanya diadakan setiap bulan Suro. Selain itu, di pantai ini kamu juga bisa melihat keindahan sunrise dan melihat para nelayan pulang dari melaut.

  1. Pantai Mustika

Keistimewaan dari pantai Mustika adalah pantainya masih bersih dan alami, selain itu panjang pantai hampir mencapai 2 KM membentuk setengah lingkaran dan ditengah tengahnya terdapat pulau Mustika. Ombak di pantai Mustika tidak terlalu besar, cukup aman bagi Anda yang mengajak anak anaknya bermain di pinggir pantai atau berenang di pantainya. Disekitar pantai banyak ditumbuhi pohon kelapa yang membuat suasana menjadi sejuk. Disini juga disediakan meja dan kursi agar wisatawan bisa duduk santai dan menikmati indahnya sunrise.

  1. Pantai Bama

Pantai Bama ini termasuk dalam Cagar Alam Baluran. Kodisinya masih sangat asri dan tidak kalah eksotis dengan pantai-pantai yang ada di Bali. Disini Anda juga bisa melihat hutan bakau. Untuk bersantai bersama keluarga, Anda bisa meikmati beberapa spot terbuka. Air lautnya masih jernih dan tidak terlalu dalam sehingga anak-anak masih bisa bermain dengan pengawasan orang tua. Terumbu karang dengan warnanya yang beragam bisa Anda lihat dengan mata telanjang sekalipun loh.

  1. Pulau Tabahan

Selain Pulau Merah, Banyuwangi juga memiliki Pulau Tabahan. Pulau Tabahan memiliki keindahan bawah laut yang sangat mengagumkan. Jika kamu ingin melakukan kegiatan scuba diving di Banyuwangi, maka Pantai di Pulau Tabuhan adalah pilihannya. Pantai ini memiliki air yang sangat jernih dan pasir putih yang bersih. Lokasinya ada di desa Bangsring, kecamatan Wongsorejo. Jarak Pulau Tabuhan hanya sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi. Pulau yang tak berpenghuni ini memiliki luas area sekitar 5 hektar dengan kaakter pasir pantai putih serta air lautnya yang begitu bening. Dijamin deh kamu gak bakal rugi dan bakal betah berlama-lama ketika mengunjungi pulau yang satu ini.

  1. Green Bay (Teluk Hijau)

Pantai Teluk Hijau atau popular dengan nama Green Bay ini merupakan destinasi favorit di Banyuwangi. Untuk keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi nih guys, karena hutannya yang masih asri dan pantainya yang masih bersih membuat suasana menyegarkan. Tak heran jika masih ada hewan-hewan yang berkeliaran di sekitar pantai meskipun banyak wisatawan yang berkunjung di Teluk Hijau. Salah satunya adalah monyet, wisatawan diharapkan berhati-hati dengan hewan yang satu ini karena hewan ini bisa mencuri barang-barang kamu, guys. Huft, jahil banget sih nyet! Selain pantai disini juga terdapat air terjun yang langsung mengarah ke pantai. Konon katanya, air terjun ini pernah disinggahi bidadari untuk mandi. Hal itu juga dimanfaatkan wisatawan menggunakan air terjun ini untuk membilas tubuh mereka setelah berenang di pantai.

  1. Blue Bay (Teluk Biru)

Teluk yang satu ini berbeda dengan Green Bay. Jika Green Bay mempunyai keindahan pasir putih dan warna air lautnya yang kehijauan. Sedangkan Blue Bay, sesuai dengan namanya, mempunyai keindahan bawah laut yang indah. Teluk Blue Bay merupakan salah satu alternatif snorkeling di Banyuwangi selain pantai Bama di Baluran atau pulau Tabuhan. Keindahan bawah laut Blue Bay tidak kalah dengan kedua wisata diatas. Laut disini juga masih asri dan belum terekspos, terbukti dari warna lautnya yang biru jernih. Itulah mengapa teluk ini dinamakan teluk biru atau Blue Bay, guys!

  1. Bedul

Wisata Pantai Bedul atau seting disebut dengan wisata Mangrove Blok Bedul, lokasinya berada di Dusun Bloksolo, Desa Sumberasri,Kecamatan Purwoharjo, KabupatenBanyuwangi. Wilayah ini masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Wisata Mangrove Bedul memang terletak di tengah-tengah antara pantai Grajagan dan Purwo serta Plengkung (G-Land). Asal usul nama Bedul nih guys konon berawal dari banyaknya ikan Bedul yang ada di daerah sekitar Segoro Anakan Bedul. Ikan Bedul merupakan salah satu jenis ikan Gabus yang memiliki sirip dipungungnya.  Sungainya yang panjang serta disamping kanan dan kiri yang dipenuhi oleh tumbuhan membuat anda terasa seperti berada di sungai amazon. Kamu bisa menelusuri sungai dengan menggunakan perahu warga sekitar yang dinamakan dengan perahu gondang gandeng, guys.

  1. Pantai Parang Kursi

Pantai Parang Kursi memiliki keindahan yang diantaranya adalah air lautnya sangat jernih, pasirnya yang putih kemerah-merahan, dan hijaunya lumut yang menempel di batu karang, serta karang karang besar yang tersusun secara rapi membuat pantai ini terlihat indah. Keasrian alamnya yang masih perawan membuat suasana menjadi tenang. Di iringi oleh desiran ombak pantai yang menyembur di atas batu karang. Pantai Parang Kursi terletak di kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Dan berada di antara pulau Merah dan pantai Lampon. Akses menuju pantai ini cukup ekstrim karena pantai ini masih alami sehingga tidak ada jalan yang memadai. Kamu akan melewati semak belukar, hutan, bukit yang terjal dan area tambang emas yang tandus. kendaraan khusus seperti motor trail bisa mempermudah perjalanan kamu di track ini.

  1. Pantai Grajagan

Pantai grajagan merupakan salah satu pantai yang sangat fenomenal pada jaman dahulu kala sampai-sampai dijadikan sebuah lagu. salah satu baitnya berbunyi “Grajagan Banyuwangi, raino bengi yoo sing tau sepi” yang berarti “Grajagan Banyuwangi, Setiap Malam tidak pernah sepi”. Hal ini menunjukkan bahwa pantai Grajagan dulunya sangatlah banyak pengunjungnya. Namun pada saat ini pesonanya kalah dengan pantai Pulau Merah ataupun Teluk Hijau. Huhu, sayang sekali ya. Pantai yang terletak di desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo ini memiliki pasir berwarna hitam dan luas. Disana terdapat gua dan bukit yang sangat indah, disaat berada di pantai Grajagan kamu akan melihat hamparan pantai yang luas dengan ombak laut lepas serta bukit yang menjulang tinggi.

  1. Pantai Cacalan

Pantai yang terletak di Kelurahan Sukowidi ini memiliki keindahan pantai yang sungguh luar biasa. Ombak pantai ini sangat kecil sehingga aman jika kita ingin berlari-lari di pinggiran bibir pantai untuk sekedar bermain air laut atau mencari hewan laut seperti umang atau sejenisnya. Selain itu, kamu juga bisa melihat Pulau Bali dari kejauhan loh, guys! Wah, indah sekali bukan?

  1. Pantai Pancer

Wisata Pantai Pancer Banyuwangi adalah sebuah pantai yang menghadirkan pesona keindahan yang berbeda dengan pantai lain nya. Pantai ini sangat cocok untuk kamu yang menginginkan suasana pantai yang tenang, damai, jauh dari keramaian. Selain tempatnya yang bersih, pantai ini juga menawarkan pemandangan sunset yang sangat indah ketika sore hari tiba. Tepat di lokasi pantai Pancer terdapat sebuah sungai eksotis yang berujung pada sebuah muara di pantai ini. Asal usul nama Pantai Pancer sendiri diambil dari seorang Nelayan yang bernama Pancer. Unik sekali  ya, guys!

  1. Pantai Muncar

Muncar merupakan sebuah pelabuhan terbesar kedua setelah Bagan Siapi-api. Di Jawa Timur, Muncar menjadi pelabuhan terbesar. Pemandangan aktivitas nelayan di pelabuhan dapat dilihat setiap hari. Ada berbagai jenis perahu nelayan, baik yang tradisional maupun modern dengan berbagai hiasan dan ornament. Untuk mencapai Muncar sangat mudah, sebab tersedia kendaraan umum menuju Pantai. Muncar terletak di sebelah selatan Kota Banyuwangi. Setiap bulan Suro selalu diadakan perayaan petik laut yang sudah ada sejak perkembangan Luhpang-pang menjadi pusat kegiatan penangkapan ikan. Awalnya upacara ini diadakan berdasarkan Prantamangsa, tetapi kini diselenggaran setiap bulan Suro.

  1. Pantai Trianggulasi

Pantai Trianggualasi adalah pantai yang berada dikawasan Taman Nasional Alas Purwo dengan hamparan pasir putih yang cukup luas dengan formasi hutan pantai dan Tempat ini dikelola oleh Taman Nasional Alas Purwo. Nama Trianggulasi diambil dari sebuah Tugu Trianggulasi, yaitu tugu penanda untuk keperluan pemetaan yang berada di pantai ini. berada di Desa Tegaldlimo berjarak ± 76 Km dari Kota Banyuwangi, dengan ketinggian 0 – 322 meter dengan temeratur rata – rata 26⁰ C – 34⁰ C. Deburan ombak di pantai Trianggulasi terlihat cukup tinggi, dengan topografi pantai yang memanjang, ombak ini terlihat mempesona, dan bisa dimanfaatkan untuk surfing. Namun, dari pihak pengelola Taman Nasional Alas Purwo sengaja tidak mengijinkan peselancar atau pun wisatawan untuk berenang di Pantai tersebut, karena ombaknya masih dianggap berbahaya dan ditandai dengan papan larangan untuk melakukan aktivitas apapun di laut seperti berselancar ataupun berenang.

  1. Rowo Bayu

Rawa Bayu atau Rowo Bayu merupakan sebuah rawa yang dikanan kirinya masih ditumbuhi tanaman asri dan kawasan hutan lindung. Keasrian ini membuat flora dan fauna di rawa Bayu masih banyak populasinya. Rowo bayu berasal dari kata rowo yang berarti “rawa” sedangakan bayu itu berasal dari nama desa yaitu “desa Bayu”. Berada di kawasan hutan petak 8, dusun sambung rejo, desa bayu, kecamatan Songgon,Banyuwangi Jawa Timur. Lokasinya berada di ketinggian kurang lebih 800 meter di atas permukaan laut, sehingga udara dikawasan ini sangat sejuk. Area telaga berdiameter sekitar 50 meter itu terkungkung hutan lebat dan bebat daun aneka pepohonan. Akibatnya, matahari pun susah payah meneroboskan sinarnya hingga siang hari seperti matahati masih tenggelam.

  1. Air Terjun Kalibendo

Air Terjun yang satu ini tidak kalah bagusnya dari air terjun lain nya yang ada di Banyuwangi loh, guys. Karena di sekitar air terjun Kalibendo terdapat perkebunan karet, kopi, dan cengkeh. Air Terjun Kalibendo memiliki ketinggian sekitar 10 m dan berada di dalam kawasan Agro Wisata Kalibendo, dimana terdapat perkebunan karet, kopi dan cengkeh. Terletak di Desa kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur. Berjarak kira-kira 15 km dari Banyuwangi ke arah barat daya.

  1. Air Terjun Tirto Kemanten

Air terjun Tirto Kemanten terletak di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Air Terjun Tirto Kemanten atau sering juga disebut dengan Air Terjun Wonorejo ini terletak di lereng Gunung Raung dengan pemandangan alam disekitarnya berupa tanaman kopi dan coklat. Kamu cukup menempuh jarak sekitar 60 km dari kabupaten Banyuwangi menuju ke arah selatan, menyusuri jalan perkebunan kopi dan coklat yang merupakan peninggalan masa colonial Belanda, dan sampai deh ke Air Terjun Tirto Kemanten.

  1. Air Terjun Kampung Anyar

Air terjun kampung anyar ini berasal dari tiga sumber mata air yang muncul di atas tebing yaitu sumber jagir , sumber pawon dan sumber butut ijah. Air terjun yang paling menarik disini adalah air terjun sumber pawon, karena aliran air yang mengalir tidak terlalu deras dan cukup lebar. Suasana yang dingin aroma pegunungan memberikan kesejukan bagi pengujung yang datang ketempat ini. Selain menikmati pemandangan air terjun, para wisatawan juga dapat bermain air  atau mandi di bawah aliran air terjun dan berfoto.

  1. Air Terjun Selogiri Banyuwangi

Air Terjun Selogiri terletak kira-kira 13 km kea rah utara kota Banyuwangi. Kawasan tempat wisata ini masuk ke wilayah kecamatan Kalipuro. Untuk menuju lokasi Air Terjun Selogiri ini, kamu bias menggunakan kendaraan motor trail atau sport. Oiya guys kalau bisa jangan menggunakan motor matik mengingat medan nya yang masih terjal dan berbatu. Jika naik mobil sebaiknya memakai mobil dengan penggerak empat roda atau four wheel drive (4WD).

  1. Air Terjun Kalongan

Desa Pesucen, di Kecamatan Kalipuro sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa di bidang wisata alam. Salah satunya adalah Air Terjun Kalongan. Di lokasi wisata Air Terjun Kalongan ini terdapat kolam pemandian yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

  1. Air Terjun Antongan

Air Terjun Antongan terletak di Dusun Krajan, Desa Bunder, Kecamatan Kabat. Air terjun ini memiliki ketinggian 7 meter dengan pemandangan sekitar yang masih alami. Pepohonan yang rindang disertai suara gemericik air membuat suasana terasa berbeda. Kamu juga bisa mandi ataupun hanya sekedar bermain air yang bening . Warga sekitar juga menyewakan ban untuk pelampung dengan tariff terjangkau loh guys. Jika merasa lapar dan haus, kamu juga bisa menikmati bakso dan makanan lain yang terdapat di sekitar lokasi air terjun.

  1. Air Terjun Desa Segobang

Kedalaman air di sekitar Air Terjun Desa Segobang tidak melebihi 1,5 meter. Untuk orang dewasa, kedalaman tersebut relatif aman untuk berenang. Keadaan udara yang segar dan pemandangan yang memukau mata yang menarik serta alami bisa mengobati rasa lelah kamu selama dalam perjalanan ke air terjun.

  1. Air Terjun Lider

Air Terjun Lider berada di Desa Sumber Arum, kecamatan Songgon. Ketinggian air terjun ini mencapai 80 meter loh guys. Lokasi nya masih perawan, karena letak air terjun satu ini berada di pelosok desa. Jadi, jangan heran yah guys apabila pemandangan nya didominasi hutan dengan pepohonan nan hijau dan bebatuan di dasar kolam air nya. Karena kejernihan air nya, maka bebatuan tersebut nampak jelas sekali dari dasar kolam. Untuk mencapai lokasi Air Terjun Lider, kamu bisa menempuh perjalanan menggunakan 2 rute, yakni dari Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu atau Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon. Dari Desa Sumber Arum, jarak dari perkampungan sekitar 8 km, sedangkan dari Jambewangi sekitar 15 km, guys. Tinggal pilih deh!

  1. Agrowisata Kalibendo

Wisata perkebunan Kalibendo berlokasi di sebelah barat Banyuwangi, kira – kira 20 km dari pusat kota Banyuwangi. Perjalanan menuju Agrowisata Kalibendo juga sejalur dengan Kawah Ijen, mungkin anda bisa sekalian mampir ke kawah ijen. Wisata Kalibendo berlokasi di dataran tinggi menjadikan udaranya sejuk dan masih alami sebagaimana di Songgoriti Malang. Pemandangan khasnya yaitu karet,  cengkeh, dan kopi.

  1. Air Terjun Kampung Anyar

Mengapa dinamakan dengan air terjun Kampung Anyar? Sebab air terjun ini terletak di dusun Kampung Anyar, desa Taman Suruh, kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Salah satu destinasi air terjun yang menjadi primadona di kota Banyuwangi. Keunikan dari destinasi ini adalah wisatawan dapat menikmati tiga air terjun sekaligus disatu tempat. Banyak sebutan dari air terjun ini, mulai dari air terjun bersaudara atau “Air Terjun Kembar”, “Air Terjun Kampung Anyar”, “Air Terjun Bidadari”, dan “Air Terjun Jagir”.

  1. Air Terjun Lider Banyuwangi

Air Terjun Lider memiliki terjunan air setinggi 60 m dari ketinggian 1.300 mdpl. Pesona tempat wisata Banyuwangi yang satu ini adalah air terjun yang terdapat di antara dinding tebing dua jurang. Untuk dapat sampai di Air Terjun Lider, kamu harus menempuh perjalanan sejauh 45 km dari kota Banyuwangi. Saat hampir dekat dengan air terjun, kamu harus berjalan kaki ke lokasi dengan melintasi jalan setapak yang telah tertata dengan baik. Tapi tenang saja, pemandangan air terjun nya worth it sekali kok jadi dijamin gak bakal nyesel deh!

  1. Air Terjun Selendang Arum

Tempat wisata Banyuwangi berikutnya adalah Air Terjun Selendang Arum yang terletak di dusun Sumberasih, desa Sumberarum, kecamatan Songgon. Air terjun ini tidak kalah bagus dengan air terjun Lider yang terletak di dusun Lider. Uniknya air terjun ini tidak turun ke bawah, melainkan mengalir mengikuti batu hingga ke bawah. Air terjun yang memiliki ketinggian 20 meter ini masih asri dan jarang terjamah oleh manusia, karena lokasinya yang agak tersembunyi. Air Terjun Selendang Arum ini ditutupi oleh pohon yang rimbun. Jadi masyarakat sekitar tidak menyadari kalau ada air terjun sebagus ini. Padahal tidak jauh dari air terjun terdapat ladang sayur seladah petani setempat. Maka dari itu, yuk ajak teman-teman terdekat kamu untuk mengunjungi air terjun yang belum terjamah oleh wisatawan ini guys!

  1. Baluran

Inilah hamparan savana terluas di Pulau Jawa, membuat Anda yang berkunjung ke sini serasa berada di benua Afrika. Di Baluran tersaji sungguhan alam menakjubkan ketika ratusan rusa berlarian menuju kubangan air, merak jantan melebarkan ekornya untuk menarik perhatian sang betina, puluhan kerbau besar yang gagah, belasan elang mencari makan, hingga lutung dan makaka yang bergelantungan. Belum lagi pepohonan khas Baluran yang mirip pohon pinang dan berbuah sekali seumur hidup sebanyak 1 ton untuk kemudian mati. Pohon pilang yang berbatang putih dan rimbun, jika kamu pecinta anime “Avatar”, coba perhatikan secara seksama maka mirip pohon di film “Avatar” serta pohon bekol yang rindang mirip beringin dengan nuansa magis. Hihi unik sekali, ya?

  1. Sadengan

Selain Taman Nasional Baluran yang sangat terkenal avana Bekol yang sering disebut sebagai Arfika nya pulau Jawa, ternyata ada satu lagi tempat serupa yakni Savana Sadengan yang merupakan bagian dari Taman Nasional Alas Purwo

Lokasi Savana Sadengan sendiri berada di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo. Keduanya berada di wilayah kabupaten Banyuwangi. Di Savana Sadengan ini kita juga bisa mengamati berbagai binatang liar seperti halnya di Savana Bekol. Beberapa binatang yang bisa diiintip disini antara lain Kijang, Rusa, Banteng, Babi Hutan, Lutung serta berbaga jenis burung. Datanglah ke Savana Sadengan pada pagi atau sore hari untuk mendapatkan pemandangan yang maksimal.

  1. Kawah Ijen

Inilah salah satu destinasi wisata favorit di Banyuwangi. Yap! Kawah Ijen! Siapa sih yang belum pernah berkunjung ke lokasi popular satu ini? Kawah Ijen menjadi fenomena yang sangat menarik untuk dilihat. Pemandangan yang sangat luar biasa dari kawah ini berupa Api Biru atau Blue Fire. Kawah ini sendiri berada di atas 2.368 mdpl. Kawah seluas 20 km ini dikekelilingi dinding kaldera setinggi 300 hingga 500 meter ini siap membuat siapa pun yang menyaksikan terperangah kagum. Namun kamu juga tetap harus berhati-hati ya guys. Karena suhu kawah Ijen ini panas nya mencapai 200 derajat Celicius dengan tingkat kesamaan yang mampu meleburkan pakaian dan tubuh manusia dalam hitungan detik sekalipun. Hih, ngeri! Maka dari itu selalu waspada, ya!

  1. Argowisata Kali Klatak

Selain tempat wisata Pantai yang memukau, Banyuwangi juga mempunyai tempat argowisata loh. Argowisata yang satu ini sudah ada sejak zaman Belanda dahulu dan kini sudah dimiliki oleh orang pribumi yang bernama, R. Soehoed Prawiroatmodjo. Berada di lereng gunung dengan ketinggian mencapai 450 meter di atas permukaan laut membuat tanah disini cukup subur yang cocok untuk bertanam jenis tanaman apapun. Agrowisata ini pun berkembang dengan baik. Hasil perkebunnya meliputi karet, kopi, cokelat, kelapa, buah-buahan, dan bergam bumbu rempah-rempah.

  1. X-Badeng Adventure

Kamu pecinta olahraga arum jeram? Maka kamu harus coba datang ke tempat wisata X-Badeng Adventure Banyuwangi. Kamu bisa datang ke lokasi ini dengan menggunakan kendaraan bermotor, mobil, bisa juga dengan kendaraan umum. Akses perjalanan ke tempat wisata satu ini sangat mudah sekali kok. Jadi sangat disayangkan sekali kalua kamu tidak berkunjung ke tempat wisata X-Badeng Adventure ketika berada di Banyuwangi.

  1. Desa Wisata Osing

Inilah bukti bahwa Banyuwangi tidak hanya mengandalkan wisata alam, khususnya pantai. Desa Wisata Osing merupakan sebuah desa yang oleh pemerintah dijadikan sebagai cagar budaya sekaligus desa wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Desa Wisata Osing ini menjadi bukti bahwa Indonesia memang kaya akan budaya. Wisata budaya ini terletak di desa Kemiren, kecamatan Glagah. Desa Kemiren ini dihuni oleh sekolompok masyarakat yang memiliki adat istiadat serta budaya yang sangat khas. Kelompok masyarakat ini dikenal dengan suku Osing. Desa wisata ini juga sekaligus akan menyadarkan kita tentang kekayaan budaya di Indonesia yang jumlahnya mencapai ribuan.

  1. Desa Wisata Taman Sari

Selain wisata Gunung Ijen atau padang savana Baluran, Banyuwangi kini sedang mengembangkan desa wisata baru di Kecamatan Licin, Banyuwangi. Desa Taman Sari, yang terletak di kaki Gunung Ijen, dapat menjadi alternatif wisata baru di Banyuwangi untuk Anda dan keluarga.

  1. Taman Nasional Alas Purwo

Mau lihat hutan dengan pepohonan hijau yang lebat, padang savana, dan pantai-pantai berpasir putih yang cantik di satu tempat? Mampir, dong ke Taman Nasional Alas Purwo! Masih tetanggaan dengan Taman Nasional Alas Purwo, kawasan cagar alam ini juga tidak kalah menariknya, Aladiners. Katanya sih, Alas Purwo juga jadi salah tempat yang sering dikunjungi oleh orang-orang yang mau mendapatkan kesaktian, lho.

  1. Taman Nasional Meru Betiri

Kalau Taman Nasional Alas Purwo mungkin sudah lumayan banyak yang tahu, tapi bagaimana dengan Taman Nasional Meru Betiri? Kawasan cagar alam ini merupakan habitat alami terakhir dari harimau Jawa lho, guys. Di sini, kamu bisa menikmati sejuk dan hijaunya hutan dan bertemu dengan beberapa jenis hewan, seperti kera, kucing hutan, rusa, macan tutul, sampai merak. Selain itu, ada beberapa pantai cantik yang juga jadi destinasi populer di sini, seperti Rajag Wesi dan Sukamade yang merupakan tempat penangkaran penyu. Nama Meru Betiri sendiri diambil dari dua gunung yang ada di dalam kawasan taman nasional ini, guys, yaitu Gunung Meru dan Gunung Betiri.

  1. Perkebunan Bayu Lor Banyuwangi

Perkebunan Bayu Lor terletak di Kecamatan Songgon, sekitar 40 km dari Kota Banyuwangi. Perkebunan ini letaknya di ketinggian 600 meter diatas permukaan laut, di lereng Gunung Raung. Keindahan panorama Perkebunan Bayu Lor merupakan daya tarik tersendiri di daerah wisata Banyuwangi. Hamparan tanaman kopi yang tertata rapi, dengan udara sejuk dan segar memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Meskipun   cukup jauh dari pusat kota Banyuwangi, akan tetapi Perkebunan Bayu Lor sangat menarik untuk di kunjungi para wisatawan lokal maupun luar negeri yang singgah ke Banyuwangi. Udara yang sejuk dan jauh dari keramaian memberikan kesan nyaman ketika sampai di penginapan yang teretak di tengah area perkebunan ini.

  1. Perkebunan Kaliklatak

Perkebunan Kaliklatak terletak di lereng Gunung Merapi, 15 km sebelah barat kota Banyuwangi. Agro wisata perkebunan ini memiliki luas sekitar 1013ha, terletak di ketinggian 450 M dari permukaan laut dan dikelola oleh perusahaan swasta. Komoditas utama dari kawasan Kaliklatak antara lain berupa kopi, coklat, karet, cengkeh, dan rempah-rempah. Di bagian yang tertinggi, yaitu Hargosonyo, para wisatawan bisa menikmati pemandangan kota Banyuwangi, Selat Bali, Semenanjung Blambangan dan pulau Bali dengan sangat indah dan memanjakan mata.

  1. Perkebunan Kendeng Lembu

Perkebunan Kendeng Lembu terletak di Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Pemandangan yang disuguhkan di kawasan agrowisata Kendeng Lembu memiliki kebun yang indah dengan udara yang sejuk dan segar. Perkebunan Kendeng Lembu memiliki luas 3.802 Ha dan menghasilkan kopi, kakao dan karet.

  1. Perkebunan Glenmore

Glenmore merupakan wilayah dataran tinggi sehingga udaranya sejuk dan pemandangannya sangat indah. Banyak perkebunan kopi dan coklat di daerah ini. Dari Pelabuhan Ketapang bisa dijangkau dalam tempo satu setengah jam dengan menumpang bus. Tapi, udara di Glenmore kalah sejuk dibandingkan Kalibaru, kecamatan tetangga di bagian barat. Nah, jika kamu ingin berlibur ke perkebunan kalibaru bisa menginap di salah satu Cottege di daerah Kalibaru tersebut, yaitu Margo Utomo atau Kalibaru Cottege. Anda bisa melakukan outbond juga lho di Penginapan tersebut. Seru sekali, bukan?

  1. Pemandian Taman Suruh Umbuk Bule

Tempat wisata ini mengandalkan kolam renang dan pemandangan alam yang masih asri di sekitarnya. Keistimewaan dari tempat wisata satu ini adalah air yang mengisi kolam renangnya sangat jernih dan bersih karena berasal dari mata air umbul yang debit airnya sangat besar sekali, guys. Di objek wisata ini terdapat 4 buah kolam renang dengan berbagai ukuran, bentuk dan kedalaman mulai dari 40 cm sampai dengan 2 meter. Para wisatawan bebas memilih berenang di kolam yang mana saja. di area Umbul Pule terdapat sumber mata air yang cukup besar sehingga konon mata air ini tidak akan surut walaupun musim kemarau tiba, hal ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar diberbagai sektor seperti pertanian, perikanan, air minum dan juga sebagai salah satu destinasi wisata bagi pengunjung yang ingin berenang. Air yang sangat dingin dan segar dengan udara pegunungan yang bersih memberikan kesejukan bagi setiap wisatawan yang sedang berkunjung.

  1. Blok Bedul atau Segara Anakan

Kawasan wisata Blok Bedul atau Segara Anakan termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, yang terletak di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo dan merupakan obyek wisata hutan mangrove yang masih sangat alami di Banyuwangi. Segara anakan sangat cocok sekali untuk kamu yang ingin menikmati rekreasi air, seperti mendayung, memancing, ski air dan berenang. Disini kamu juga bisa menjumpai berbagai binatang seperti burung Elang, Kera, Biawak, serta pada bulan-bulan tertentu kamu juga dapat menjumpai burung imigran asal Australia yang sedang singgah loh, guys!

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply