Alun-Alun Kota Batu Malang Jawa Timur Terbaru

Alun-alun kota Batu Malang Jawa Timur Terbaru adalah satu dari dua alun-alun yang dimiliki Malang. Alun-alun ini juga disebut dengan Alun-alun Jami’ karena letaknya tepat di depan Masjid Jami’ yang merupakan masjid kebanggaan warga Malang. Sedangkan alun-alun yang satunya lagi bernama Alun-Alun Bundar karena memang bentuknya lingkaran dan alun-alun ini terletak tepat di depan Balai Kota.

Taman ini menjadi saksi perkembangan Kota Malang sejak dikuasai kaum Kolonial Belanda. Termasuk ketika status Malang berubah menjadi Kota Madya di tahun 1914. Begitu pula saat dibangunnya gedung Balai Kota pada tahun 1930-an di sisi sebelah selatan taman. Pembangunan gedung pusat pemerintahan Kota Malang itu menjadi bagian dari rencana perluasan kota atau disebut Bouwplan.

Sejarah Alun-Alun Kota Batu Malang Jawa Timur Terbaru

Setahun setelah kemerdekaan, yakni pada 17 Agustus 1946, ada inisiatif untuk mendirikan tugu di tengah Taman Jaan Pieterzoen Coen (Alun-alun Bunder). Pada saat itu pun batu pertama pembangunan Monumen Tugu ini diletakkan. Monumen ini ditandangani oleh Soekarno dan A.G. Suroto.

Kemudian, setahun setelah kemerdekaan Indonesia hasil KMB di Den Haag tepatnya 17 Agustus 1950, masyarakat Malang mendesak untuk merubah struktur pemerintahan daerahnya dengan menjadikan orang Indonesia sebagai pimpinannya.

Lokasi Menarik Dekat Alun-Alun Kota Batu Malang Jawa Timur Terbaru

Alun-alun kota Malang merupakan ikon kota Malang yang juga sebagai tempat rekreasi yang tidak pernah sepi. Ada saja rombongan atau perorangan yang datang ke alun-alun ini. Mungkin karena letaknya yang strategis juga, tepat di jantung kota Malang dan dikelilingi oleh beberapa pusat perbelanjaan terkemuka seperti Ramayana, Sarinah, Mitra, Gajah Mada Plaza serta Malang Plaza. Selain itu, alun-alun ini juga berlokasi dekat dengan instansi pemerintahan serta beberapa fasilitas umum seperti hotel, kantor pos, bank, masjid, dan gereja.

Banyak yang bisa Ngalamers nikmati di alun-alun ini, salah satunya adalah air mancur dari kolam yang terletak tepat di tengah-tengah alun-alun. Saat weekend menjelang, alun-alun ini akan semakin bertambah ramai dengan remaja yang sedang berpacaran. Banyak orang berjualan juga disekitarnya, jadi Ngalamers sekalian tidak perlu khawatrir bakal kelaparan.

Tapi yang perlu diperhatikan adalah kebersihan alun-alun, karena ternyata masih banyak pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Padahal hampir di setiap sudut alun-alun telah tersedia tempat sampah.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply