Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur

Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur

Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur. Buat kamu nih yang lagi main-main ke kota malang, jangan sampek deh lewatin buat berkunjung ke sebuah pondok pesantren di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Didalam pondok pesantren ini kamu bisa nemuin Masjid bernama Masjid Tiban yang terkenal dengan ukuran besar dengan 1000 pintu dan juga berasitektur unik.

Isu yang beredar dikalangan masyarakat ialah bahwa masjid ini dibangun hanya dalam kurun waktu satu malam oleh para tentara jin. Tetapi hal itu tidak terbukti akan kebenarannya karena pembangunan masjid ini dilakukan oleh para santri, jemaah dan para donatur lainna

Kesan misterius dari masjid ini membuat nya menjadi buah bibir, perpaduan dari gaya Eropa, India, Arab dan Cina, dihiasi ornamen bernuansa kaligrafi berlapis emas yang bentuk, warna dan coraknya berbeda-beda antara satu ruangan dengan ruangan lainnya.

Dalam masjid sudah terletak sebuah jam klasik diletakkan di ruang utama Masjid Tiban sebagai center of interest, seakan kita diingatkan jika manusia hidup akan mati pada masanya.

Pondok ini bisa menampung ribuan santriwan dan santriwati, bahkan ada yang berumahtangga dan tinggal disini maka nggak heran kalo Masjid Tiban Turen dibangun hingga 10 lantai dan dihubungkan oleh sebuah lift dan tangga. Tiap lantai dan ruangan dalam Masjid Tiban ini dibangun berdasarkan rancangan yang seksama, sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Jadi memang bukan bangsa jin yang melakukan pembangunan masjid tiban ini, melainkan para santri penghuni pondok yang mendapat bantuan tenaga dari simpatisan dan donator yang terpanggil dari berbagai kalangan untuk membantu proses pendiriannya.

Sejarah & Asal Usul Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur

Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur

KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam atau lebih akrab disapa Romo Kiai selaku desainer bangunan masjid besar megah dengan barbagai konsep yang telah didapatnya melalui solat istikharah.

Mesjid Tiban dibangun sedikit demi sedikit, dan mengusung konsep ramah lingkungan. Bahkan, ada salah satu bagian masjid yang sengaja dibuat menghindari pohon kelapa. Hal itu dilakukan agar pohon kelapa tidak ditebang.

Karenanya, masjid ini memiliki bentuk unik seperti perpaduan timur tengah, cina dan modern. Sebab pembangunan awalnya tidak menggunakan alat-alat berat dan modern seperti halnya untuk membangun gedung bertingkat. Semuanya dikerjakan oleh para santri yang berjumlah 250 orang dan beberapa penduduk di sekitar pondok. Romo Kiai sudah mulai membangun pondok dengan material apa adanya. Contohnya, waktu itu adanya baru batu merah saja maka batu merah itulah yang dipasang dengan luluh (adonan) dari tanah liat (lumpur atau ledok).

Alamat Lokasi Masjid Tiban Malang Selatan Turen Jawa Timur

Lokasi Masjid Tiban Turen Malang berada di Jalan Wahid Hasyim, Gang Anggur, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang

Jam buka Masjid Tiban Turen Malang : 24 jam
Tiket masuk Masjid Tiban Turen : Gratis
Lintang Bujur : -8.15098, 112.71327

Jika kamu dari kota malang menggunakan kendaraan pribadi, maka kamu bisa mempercepat waktu tempuh perjalanan lebih banyak sekitar 27km atau 30-60 menit dalam keadaan lancar.

Jika kamu diluar kota dan gapengen bawa kendaraan pribadi, maka kamu bisa naik bus turun di Terminal Arjosari Malang. Sampai di Terminal Arjosari kamu naik angkot lagi yang menuju ke Terminal Gadang. Setelah berada di Terminal Gadang kamu cari aja bus yang menuju Pasar Turen. Trus turun di Pasar Turen kamu tinggal cari ojek yang mau mengantarmu ke Masjid Tiban Turen.

Setelah ini kamu bisa naik ke atas yang bisa kamu menjumpai kubah dengan berhiaskan motif-motif cantik, sebuah kolam berisi aneka macam ikan, kebun jagung, bahkan semacam pelataran yang dihiasi sebuah pohon kurma buatan yang lengkap dengan hiasan lampu warna-warni. Dsini juga sudah ada zona satwa yang berisi kera, rusa, burung merak dan berbagai satwa peliharaan para santri yang sengaja dibiarkan berkeliaran di pelataran.

Disini kamu emang gabakal dikenakan biaya apapun walau hanya untuk berkunjung. Jadi hal terpenting disini kamu harus menjaga sikap sopan, santun, berpakaian rapi dan harus menutupi aurat terutama untuk perempuan. Dan lagi jika kamu beruntung kamu bisa dapet wejangan-wejangan (nasehat ) bermanfaat dari para warga pesantren. Tertarik bukan ? jadi ayo kesini biar tau gimana keren nya misteri di balik keindahan dari yang maha kuasa

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply