Membuat Tempat Tinggal Rumah Aman Untuk Bayi!

rumah aman untuk bayi anak

Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban kita untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh keluarga, terutama bagi bayi mungil yang belum mengerti rasa bahaya terhadap apapun. Umumnya bayi / anak-anak memiliki rasa penasaran terhadap barang apapun, ia akan memegang dan melakukan hal-hal tak terduga dengan apa yang ia pegang. Sebab-sebab itulah yang membuat kecelakaan lebih rentan dialami oleh bayi / anak-anak. Anda pasti sering mendengar berita kecelakaan anak akibat kelalaian orang tua. Oleh sebab itu, mulai sekarang ciptakan rumah aman untuk bayi anda! Bukankah lebih baik mencegah dari pada mengobati?

Rumah Aman Untuk Bayi dan Anak-anak

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan pada anak, diantaranya adalah :

1. Kamar Tidur

rumah aman untuk bayiKamar tidur merupakan tempat yang paling sering mereka tempati. Keamanan pada kamar tidur menjadi aspek nomor satu yang harus anda perhatikan. Langkah pertama yang harus anda perhatikan adalah bagaimana dengan ranjang tidur anda, perhatikan apakah matras yang anda gunakan pada ranjang tidur itu kuat dan tidak memiliki sudut-sudut dekoratif yang mampu melukai anak. Terutama pada ranjang tidur / boks bayi milik anak.

Pada usia bayi berumur 4 – 6 bulan usahakan untuk menjauhkan bantal, selimut dan boneka berbulu pada sisi bayi. Ketika mereka sudah cukup besar jauhkan pula mainan dan bantal besar yang mampu mereka manfaatkan untuk merangkak keluar dari boks. Usahakan untuk memberikan karpet disepanjang bawah boks bayi atau keranjang tidur anda, hal ini untuk meminimalisir luka dan cedera jika mereka terjatuh.

2. Ruang Tamu / Ruang Keluarga

Ruang tamu dan ruang keluarga biasanya menjadi arena bermain bagi sang bayi. Anda harus benar-benar memperhatikan barang-barang yang ada diruangan itu. Untuk melakukan pencegahan, anda dapat memasang bantalan pada tepi-tepi / sudut pada meja, hal ini dapat meminimalisir ketika bayi atau anak anda terbentuk pada sudut-sudut yang lancip.

Apabila anda berniat untuk meletakkan tanaman atau rak buku, pastikan ketinggiannya tidak dapat dijangkau oleh bayi anda.

3. Dapur

Adanya barang-barang elektronik rumah tangga membuat bayi / anak anda rentan terluka di tempat ini. Anda dapat meminimalisir kemungkinan dengan menjauhkan barang-barang tajam di atas meja, atau barang-barang kecil lainnya. Pastikan tidak ada kabel yang menguntai di lantai atau tempat yang mudah dijangkau anak.

Simpanlah pisau dan garpu dengan posisi menunjuk kebawah. Hindari mereka dari jangkauan kompor, jangan biarkan mereka sesekali mendekati area ini. Dan yang perlu anda perhatikan lagi, jangan menggunakan magnet kulkas ketika memiliki balita yang aktif, magnet-magnet kulkas ini dikawatirkan dapat mereka telan.

4. Kamar Mandi

rumah aman untuk bayiRuangan ini sering kali menjadi tempat cederanya anak. Entah itu disebabkan oleh lantai yang licin dan barang-barang didalamnya. Anda harus mampu memperhatikan setiap gerak gerik anak ketika di kamar mandi. Aplikasikan pula tikar atau karpet non-slip plastik di lantai. Hal ini dapat meminimalisir bayi anda jatuh terpeleset. Selain itu, pastikan suhu air panas di dalam kamar mandi anda, jangan sampai anak anda terkena luka bakar.

5. Lingkungan Didalam Rumah

Anda harus benar-benar memperhatikan lingkungan rumah anda. Misalnya saja tangga, anak berkemungkinan akan bermain-main di tempat seperti ini tanpa sepengetahuan anda. Lalu meja-meja di tempat lain yang memiliki sudut lancip. Simpan semua barang-barang pada tempatnya, termasuk barang-barang yang memiliki ukuran kecil. Jangan sampai anda lalai dan anak anda menelan uang koin di lantai. Kalau perlu, anda bisa memasang alat detektor asap untuk mencegah kebakaran yang ia sebabkan.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply