Cara Menjadi Agen Properti atau Broker Properti

cara menjadi agen properti

Agen properti, broker properti dan makelar properti, tugas mereka sama saja yankni  memasarkan atau menjual sebuah properti (tanah, rumah, gudang, ruko, apartemen, dll) yang dimiliki oleh orang lain. Mereka bertugas sebagai perantara antara pemilik properti dan pembeli properti. Kesulitan dalam menjual properti-properti inilah yang membuat mereka sangat dibutuhkan masyarakat.

Bagi anda yang tertarik menjadi agen atau broker properti, saya akan membagikan tipsnya. Menjadi seorang agen memang minim permodalan atau malah tak mengeluarkan modal apapun. Sementara itu keuntungan yang didapat tidaklah sedikit. Tak salah jika ada banyak sekali orang yang tertarik dalam bisnis ini.

Cara menjadi agen properti

  1. Yang perlu anda ketahui sebelumnya adalah menjalankan bisnis properti tidaklah mudah, anda harus memiliki kesabaran yang lebih untuk memasarkan properti. Umumnya para properti ini baru terjual hingga 2 – 3 bulan. Tapi jika anda benar-benar optimis dalam membuatnya, tentu ini tidak akan selama itu.
  2. Sebelum memulai usaha ini, tentukan terlebih dahulu siapa konsumen yang akan menjadi target anda. Saat ini banyak sekali agen properti yang tersebar di kota besar, sementara itu ambillah kesempatan untuk menjual properti di pedesaan.
  3. Buatlah listing properti yang dijual maupun sewa. Anda dapat mengambil sumber dari koran, media cetak, internet, maupun iklan spanduk yang tersebar dijalanan untuk membuat listing.
  4. Setelah memiliki listing properti, kini saatnya untuk menghubungi pemilik properti tersebut. Hubungi kontak yang tersedia pada listing properti anda. Katakan pada pemilik bahwa anda memiliki niat untuk membantunya dalam menjualkan / menyewakan properti.
  5. Tidak semua pemilik dari properti itu akan menyutujuinya, maka disini anda harus pintar dalam berkomunikasi. Anda harus mampu meyakinkan jasa anda pada mereka.cara menjadi agen properti atau broker properti
  6. Jika mereka telah menyetujui bantuan anda, ajak mereka untuk bertemu secara langsung. Cari tahu informasi properti selengkap-lengkapnya pada pemilik dan catat pada database anda.
  7. Menjadi agen properti bukanlah hal yang mudah, anda harus memiliki sikap optimis. Ketika anda sudah memiliki properti yang hendak dijual maka mulailah pemasarannya.
  8. Pemasaran ini bisa melalui lingkungan masyarakat ataupun secara online. Anda harus rela mengeluarkan dana untuk membuat spanduk penjualan  properti dan memasang iklan secara online.
  9. Manfaatkan iklan gratisan yang disediakan internet. Anda juga bisa memasang iklan pada akun sosial media.
  10. Jika ada konsumen yang tertarik pada properti tersebut, maka anda harus segera menemuinya. Ceritakan semua informasi yang dibutuhkan oleh konsumen disini. Oleh karena itu, dalam proses ini anda harus benar-benar menguasai properti, anda harus tahu bagaimana kondisi bangunan, surat-surat kepemilikan, dan kondisi lingkungkan sekitar properti.
  11. Anda harus mampu menjadi seorang konsultan bagi calon konsumen. Ketahui dulu apa kebutuhan dan keinginannya untuk memilih sebuah properti. Dan pecahkan masalah mereka.
  12. Jika sudah terjadi kesepakatan antara anda dan konsumen, kini saatnya anda menghubungi pemilik properti dan mempertemukan mereka dalam proses jual beli.

Biasanya anda akan memperoleh keuntungan dari  salah satu pihak tersebut. Sebelumnya proses penjualan anda dapat membuat kesepakatan pada pemilik bahwa keuntungan diperoleh dari 5% dari harga jual atau sebagainya.

Menjadi agen properti memanglah tidak mudah, anda harus memiliki kesabaran lebih dalam menghadapi konsumen maupun memasarkan properti. Untuk saran saya, anda dapat langsung bergabung pada perusahaan agen atau broker properti yang sudah ternama, disana anda akan mendapat pelatihan dan dituntun untuk menjadi agen atau broker properti professional.

Ingin gabung jadi agen atau broker properti? Kampung Properti bisa menjadi pilihan anda.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply