Keuntungan Menjadi Agen atau Marketing Properti : Iqbal Azhari

Keuntungan-menjadi-agen-marketing-properti-azhari

Saat ini banyak sekali kita lihat di jalan-jalan atau di koran tentang lowongan pekerjaan menjadi seorang agen/marketing properti. Mereka pada umumnya dalam memasang iklan akan menuliskan tentang kriteria agen/marketing properti yang akan mereka rekrut, isinya adalah usia bebas asalkan memiliki kejujuran, semangat kerja keras, ulet, tekun, pantang menyerah dan memiliki kendaraan baik itu berupa sepeda motor atau mobil.

Mengapa yang dibutuhkan bukan seorang berpendidikan ataupun seseorang yang berumur dari usia sekian hingga usia sekian artinya ada batasan usia. Hal ini dikarenakan menjadi agen/marketing properti sama sekali tidak dibutuhkan batasan usia dan pendidikan. Berapa pun usia dan di tingkat berapa pendidikan anda, yang penting kalau soal pendidikan adalah anda bisa baca tulis dan berhitung.

Usia dibatasi bila anda akan di pasang di stand pameran, akan dipilih yang muda dan cantik atau ganteng. Selebihnya semua pelamar akan diterima asalkan siap untuk bekerja keras, tidak mudah menyerah, dan tekun.

Ujian pertama seorang agen properti adalah mereka pada umumnya tidak di gaji dan bila di gaji itupun sangat kecil sekali, tetapi mereka akan mendapatkan persentase atau komisi dari penjualan properti yang dilakukan oleh mereka.

Dan persentase atau komisi tersebut tidaklah kecil, komisi jualan rumah atau sewa paling kecil 1% hingga 2% tergangtung harga propertinya yang dijual. Semakin tinggi nilai jual propertinya maka semakin kecil komisinya.

Pasti banyak orang yang balik bertanya kok malah semakin kecil komisinya, ya jelas dong contohnya bila kita menjual suatu properti di atas 10 milyard rupiah maka komisi yang akan kita dapatkan adalah 100 juta rupiah. 100 juta rupiah merupakan angka yang besar sekali, apalagi bila 2% yang artinya 200 juta rupiah pasti akan membuat orang yang membayar komisi tersebut akan berat sekali.

Oleh karena itu dibuat peraturan ada batasan mana yang mendapatkan komisi 2% dan mana yang mendapatkan komisi 1%, semua ini bertujuan agar antara pembeli dan penjualan saling menguntungkan.

Pada seleksi awal ini pada umumnya sangat banyak orang yang menyerah, mereka beralasan berat bila tidak memiliki gaji. Tidak mendapatkan gaji sebenarnya bertujuan untuk memaksa para agen/marketing properti bekerja dengan giat dan melakukan berbagai cara kreatif dan halal agar properti yang mereka miliki bisa terjual. Dan apabila tidak memiliki properti maka mereka akan berusaha mencari cara untuk mendapatkan sebuah properti baik untuk dijual maupun disewakan.

Maka dari itu kriteria yang utama menjadi agen/marketing properti adalah memiliki semangat, mau bekerja keras, ulet dan pantang menyerah. Hanya orang-orang yang demikian akan memiliki kemungkinan yang besar untuk berhasil.

Sedangkan kewajiban untuk memiliki kendaraan adalah agar mudah untuk bertemu calon baik yang akan membeli properti yang kita tawarkan maupun yang akan membutuhkan bantuan kita untuk menjual properti yang mereka miliki, selain itu juga berguna untuk memudahkan kita mendapatkan dan mencari properti yang akan dijual dan disewa.

Sulit kan menjadi seorang agen/marketing properti, tetapi tahukah anda bila menjadi agen/marketing properti membuat kita banyak mendapatkan keuntungan yang sangat luar biasa banyaknya.

Keuntungan menjadi agen/marketing properti adalah kita akan menjadi pemimpin pada diri kita sendiri, tidak ada yang mengatur berapa target yang akan kita miliki dan kapan harus kita miliki semua kita yang atur, dalam hal waktu sangat fleksibel tergantung kita sendiri kapan mau kerja dan tidak kerja, dan yang utama kemungkinan kita mendapatkan hasil yang sangat besar itu adalah kepastian asalkan kita mau bekerja keras baik dalam mencari dan mendapatkan properti maupun menjual dan menyewakan properti tersebut.

Related Post

3 Comments on Keuntungan Menjadi Agen atau Marketing Properti : Iqbal Azhari

Leave a Reply