Sejarah Tempat Wisata Kebun Raya Bogor Indonesia Lengkap

Sejarah Tempat Wisata Kebun Raya Bogor Indonesia Lengkap
Rate this post

Sejarah Tempat Wisata Kebun Raya Bogor Indonesia Lengkap. Siapasih yang belum tau tentang Kebun Raya Bogor? Bahkan ketika mendengar namanya disebut aja pasti kamu sudah tidak akan asing lagi dengan nama ini, Yap namun jika sekedar tahu saja tidaklah cukup karena kamu akan merasa penasaran jika mendengar nuansa – nuansa alam yang yang ada di lingkungan Kebun Raya Bogor. Jika berkunjung ke kota Bogor pasti tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata utama para wisatawan lokal maupun asing, wajar saja karena ternyata Kebun Raya Bogor ini juga merupakan kebun pertama loh yang di bangun di Asia Tenggara.

Jika kamu menilai sekilas dari sudut pkamung sebagian orang mungkin Kebun Raya Bogor ini hanyalah sebuah tempat biasa yang rindang di tumbuhi pepohonan hijau, bahkan beberapa teman saya yang asli Bogor kelihatan enggan ketika saya ajak ke lokasi ini, padahal konon katanya Kebun Botani ini merupakan simbol serta kebanggan banyak orang di kota hujan ini, tapi ternyata tidak semua orang menganggap begitu, bagi saya pendapat bahwa Kebun Botani hanya pepohonan biasa adalah sebuah pendapat yang salah, karena nyatanya banyak hal yang indah di dalam kebun raya Bogor ini menurut saya jika kamu benar – benar bisa menyatu dengan lokasi ini menikmati setiap keindahan di berbagai sudutnya, bagi saya ini adalah lokasi wisata alam yang luar biasa dengan udara yang sangat sejuk dan sangat cocok untuk kamu yang ingin rileks dan menenangkan pikiran dari hiruk pikuk kesibukan sejenak.

Sejarah Kebun Raya Bogor Lengkap

Sejarah Kebun Raya Bogor Pada Jaman Belanda

Awal mula berdirinya Kebun Raya Bogor adalah karena seseorang berdarah Belkamu yang bernama Rainwardt yang sedang melakukan riset atau penelitian di bidang ilmu tumbuh-tumbuhan atau lebih tepatnya botani, karena ambisinya untuk menyelidiki banyak sekali tanaman yang ingin di fungsikan sebagai pengobatan serta berbagai eksplorasi tumbuhan dan semua hal terkait pertanian yang juga merupakan salah satu tugasnya di Hindia Belkamu, pada awalnya ia mengumpulkan berbagai macam tanaman di kebun botani tepatnya di sekitar halaman istana Bogor yang sebelumnya juga di huni oleh Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffles dengan istrinya Olivia Mariamne Raffles saat masa peralihan antara pemerintahan Inggris ke Kerajaan Belkamu di Pulau Jawa pada tahun 1811 hingga 1816 di bantu oleh ahli botani William Kent. Pada awalnya halaman yang ada di istana Bogor hanyalah sebuah lahan biasa yang akhirnya mulai di kembangkan dan berubah menjadi sebuah kebun yang indah nan elok. Halaman ini seolah berubah 180 derajat menjadi lebih indah berkat Raffles yang menyulapnya menjadi sebuah taman yang memiliki gaya Inggris Klasik, karena inilah Kebun Raya Bogor ada hingga sekarang.

Baca juga: 99 Tempat Wisata Bogor Kota Puncak & Sekitarnya Yang Murah Meriah

Tepat pada tanggal 15 April 1817 Reinwardt mengungkapkan sebuah gagasan untuk membangun Kebun Botani kepada sang gubernur jendra G.A.G.P Baron va der Capellen yang akhirnya di beri persetujuan oleh sang gubernur, singkat cerita pada tanggal 18 Mei 1817 gubernur jendral G.A.G.P van der Capellen mengesahkan Kebun Raya Bogor secara resmi kepada publik yang saat itu di beri nama Buitenzorg (sebuah nama yang berasal dari bahasa Belkamu, memiliki arti “tak perlu khawatir), pertama kali pendirian kebun botani ini di awali dengan menancapkan ayunan cangkul pertama di bumi pajajaran yang berguna sebagai simbol akan di bangunnya kebun botani, peristiwa ini dikenal sebagai Richmond oleh kebanyakan orang yang di pimpin oleh Reinwardt, di bantu James Hooper Serta W. Kent sebagai kurator Kebun Raya Bogor

Jam Buka Kebun Raya Bogor

Berikut ini merupakan jadwal resmi saat ini yang saya dapatkan di Kebun Raya Bogor, jika kamu ingin berkunjung alangkah baiknya melihat jadwal yang pas terlebih dahulu untuk menghindari antrian yang panjang saat liburan tiba, karena ketika kamu terjebak di antrian panjang itu berarti lokasi kebun botani sedang ramai – ramainya di sesaki oleh wisatawan yang berarti kamu tidak akan bisa menikmati suasana Kebun ini dengan tenang, saya sarankan untuk datang saat hari biasa bukan dan jangan saat liburan untuk menghindari kemacetan liburan juga. Berikut ini merupakan jadwal yang saya dapatkan ketika di Kebun Raya Bogor:

  • Kebun Raya Bogor : 07.30 – 17.00 WIB
  • Jam buka Kantor : 07.00 – 15.30 WIB
  • Layanan Informasi : 08.00 – 16.00 WIB
  • Perpustakaan : 08.00 – 15.30 WIB
  • Herbarium : 08.00 – 15.00 WIB
  • Rumah Kaca Anggrek : 08.00 – 15.30 WIB
  • Toko Tanaman + Cinderamata : 08.00 – 15.30 WIB
  • Cafe Dedaunan : 08.00 – 21.00 WIB
  • Museum Zoologi : 08.00   – 16.00 WIB

~Khusus untuk yang ingin mengunjungi perpustakaan & kantor jam buka pada hari jumat (08.00-16.00 WIB) Hari Sabtu, Minggu & Hari Libur Tutup.

~Untuk Kebun Raya Bogor Buka Setiap Hari.

Harga Tiket Masuk Kebun Raya Bogor

  • Tiket masuk wisatawan lokal : Rp 15.000/Orang (Rp 14.000 Tiket+ Rp 1000 untuk PMI)
  • Tiket masuk wisatawan asing : Rp 25.000/Orang
  • Tiket Kendaraan Roda 4 : Rp 30.000
  • Parkir Kendaraan Roda 2 : Rp 5.000
  • Tiket Sepeda Keliling : Rp 5.000

Pintu Masuk Kebun Raya Bogor

Harga Tiket & Pintu Masuk Kebun Raya Bogor

Ternyata masih banyak sekaliloh wisatawan lokal maupun asing yang belum tahu pintu masuk Kebun Raya Bogor dan tempat parkirnya, maklum kadang di hari – hari tertentu lokasi di Kebun Raya Bogor sangat ramai dan membuat suasana semakin membingungkan bagi orang yang baru pertama kali mampir menikmati Kebun Raya Bogor, karena tidak ada petunjuk lengkap untuk memasuki lokasi ini kerap kali membuat para pengunjung baru menjadi sedikit bingung dan sering betanya kepada orang – orang yang lewat, kali ini saya akan memberikan informasi tentang pintu masuk Kebun Raya Bogor ini melalui tulisan ini, sebenarnya ada 4 pintu masuk yang bisa kamu pilih sebelum memasuki lokasi wisata Kebun Raya Bogor, namun sebelum saya memberikan informasi mengenai pintu masuk yang ada di kebun raya bogor sebainya kamu wajib memperhatikan beberapa hal berikut ini jika memang berniat untuk membawa mobil saat berkunjung ke Kebun Raya Bogor.

  • Hari Senin – Sabtu : Mobil diperbolehkan untuk masuk ke lokasi
  • Hari Minggu : Mobil tidak di perbolehkan untuk masuk di lokasi
  • Sepeda motor wajib diparkir dan tidak di perbolehkan untuk di bawah masuk ke lokasi Kebun Raya Bogor.
  • Tarif atau biaya tiket masuk untuk mobil adalah Rp 30.000 per mobil di tambah dengan semua jumlah penumpang yang akan ikut masuk *harga sewaktu-waktu bisa berubah
  • Tarif parkir untuk kendaraan roda dua sendiri sekitar Rp 5.000 per motor *harga bisa berubah sewaktu – waktu.

4 Pintu Masuk Yang Ada di Kebun Raya Bogor

Ternyata banyak juga yaaa pintu untuk memasuki Kebun Raya Bogor ini? Yap memang sih dari awal pintu masuk ini sudah di rancang ada di berbagai titik yang ada di Kebun Raya Bogor mulai dari bagian Utara, Selatan, Barat dan Timur. Fungsi di bangunnya empat pintu masuk ini sebenarnya hanya untuk memudahkan pengunjung yang ingin memasuki lokasi wisata Kebun Raya Bogor ini, namun meskipun begitu di hari – hari tertentu ada beberapa pintu yang tidak di aktifkan. Beberapa pintu masuk tersebut adalah

  1. Pintu Masuk Utama – Utara

Gerbang pintu masuk ini lokasinya berada di bagian utara lebih tepatnya ada di ujung Jalan Juanda yang berada di pertigaan  pertemuan jalan tersebut Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Suryakencana. Buat anda yang memakai kendaraan atau yang sudah parkir bisa masuk melalui Pintu Utama ini, disebelahnya terdapat pintu masuk 1 Kebun Raya Bogor, jadi bagi kamu yang berniat untuk membawa kendaraan ke dalam lokasi bisa lewat sini, namun sesuai jadwal yang saya tulis diatas bahwa hari Minggu gerbang ini akan tutup, tidak hanya hari minggu saja karena di acara – acara tertentu biasanya gerbang ini juga akan tutup.

  1. Pintu Masuk Kedua – Barat

Pintu masuk kedua yang ada di kebun Raya Bogor ini letaknya ada di sebelah barat, namun masih berada di sekitar Jl Juanda Bogor atau berdekatan dengan kantor pos bogor yang juga merupakan cagar budaya. Pintu ini selalu di buka pada hari minggu, namun untuk hari sabtu sendiri loketnya tidak beroperasi, sementara itu Pintu ini ternyata juga sudah lama tidak diaktifkan sebagai pintu masuk, beberapa lokasi menarik yang berdekatan dengan pintu masuk kedua ini adalah Pemakaman Belanda Kuno, Taman Teijsman, dan Danau Gunting yang berada di belakang istana Bogor.

  1. Pintu Masuk Ketiga

Letak dari pintu ketiga ini berada di dekat Taman Perlintasan Bogor, yang berada di antara Jalan Pajajaran dengan Jalan Jalak Harupat. Pangrango Plaza juga berada persis di depan pintu masuk ini, pintu ini di buka pada hari senin – minggu untuk pengunjung yang berjalan kaki.  Namun pintu ini memiliki pengucualian karena buat anda yang membawa kendaraan mobil hanya bisa masuk pada hari senin sampai sabtu, sedangkan hari minggu akan di tutuo kembali bagi pengendara yang membawa mobil. Lokasi spesial yang berada di dekat Pintu masuk ketiga ini adalah Taman Lebak Sujana Kassan, Griya Anggrek dan Taman Astrid

  1. Pintu Masuk Keempat

Pintu terakhir atau pintu ke empat ini adalah pintu yang memang di khususkan untuk pejalan kaki, jadi jika anda membawa kendaraan jangan lewat sini. Berada di Jalan Pajajaran dan depannya ada kambus IPB Baranangsiang. Lokasi yang menarik dekat pintu masuk ini adalah Tugu Kujang, pintu masuk ke 4 ini terhubung dengan terowongan penyebrangan orang yang melintasi jalan pajajaran yang di bagian bawah.

Spot Menarik di Kebun Raya Bogor Yang Wajib Kamu Nikmati

  1. Danau Gunting Kebun Raya Bogor

Danau Gunting Kebun Raya Bogor

Sebuah danau yang ada di dalam Kebun Raya Bogor ini merupakan salah satu danau yang bisa kamu temukan ketika memasuki pintu gerbang Kebun Raya Bogor, pasti kamu akan bertanya – tanya kenapa lokasi ini dinamakan danau gunting? Pada awalnya saya sendiri juga merasa sedikit kepo alias penasaran karena menurut saya nama ini terdengar sangat unik tapi setelah bertanya – tanya dari beberapa sumber akhirnya semua hal yang sempat membuat saya bertanya – tanya akhirnya terjawab juga.

Dari beberapa sumber yang saya dapatkan awal mula lokasi ini dinamakan danau “gunting” adalah karena memang bentuk danaunya memang terlihat menyerupai gunting jika dilihat dengan seksama, tidak hanya itu saja, meskipun danau ini tidak sebesar yang saya kira atau bisa di bilang kecil sih namun ternyata di danau gunting ini juga terdapat pulau kecil buatan yang memiliki nama sama dengan danau ini. Disini kamu bisa merasakan serta menikmati keindahannya yang menentramkan sambil terlantun gemercik air buatan yang mengalir dari

Tengah danau ini sambil menghirup oksigen yang sangat bersih, suasana dedaunan serta pepohanan yang sangat rindang di sekitar lokasi akan membuat kamu super betah untuk berlama – lama berada disini, kamu juga tidak perlu khawatir karena disini juga disediakan sebuah tempat duduk dari batu yang memang sengaja di buat untuk pengunjung yang ingin rehat sejenak.

  1. Museum Zoologi Kebun Raya Bogor

Museum Zoologi Kebun Raya Bogor

Ini adalah sebuah museum yang memiliki koleksi sangat banyak sekali beranekaragam penelitian di masa lalu disimpan di museum ini dijadikan sebuah koleksi unik yang bisa kamu kunjungi untuk bahan pembelajaran saat ini,  di museum ini terdapat banyak sekali koleksi yang bisa kamu lihat, beberapa koleksinya adalah

Koleksi mamalia, terdapat ribua jenis koleksi yang di kumpulkan dari berbagai pulau yang berada di wilayah Indonesia, saat ini ada sekitar 650 jenis koleksi mamalia yang terdiri dari kurang lebih 30.000 binatang (spesimen)

Koleksi Ikan, ternyata tidak hanya mamalia aja yang jumlah koleksinya sangat banyak, namun dari jenis ikan juga terdapat kurang lebih 12.000 jenis yang terdiri dari 140.000 contoh binatang, menakjubkan bukan?

Koleksi Burung, ada banyak sekali koleksi burung yang di kumpulkan dari sabang hingga merauke mulai dari wilayah Indonesia Timur dan Barat. Total jumlahnya ada sekitar 1000 jenis, yang meliputi 30.762 contoh binatang, di ruangan yang di gunakan untuk mengoleksi burung ini suhu udaranya di pertahankan tetap di 22 derajat celsius yang berguna agar burung – burung tersebut tetap awet dan tidak hancur

Koleksi Reptil, terdapat banyak sekali hewan reptil dan amfibi yang saat ini ada di museum zoologi dan tercatat sekitar 763 jenis yang terdiri dari 19.937 binatang.

Koleksi Moluska, sangat lengkap sekali bahkan koleksi moluskapun juga ada disini, kamu bisa menemukan hingga 959 jenis spesies moluska tersimpan di Museum Zoologi yang terdiri dari 13.146 contoh binatang.

Koleksi Serangga,  bahkan dari jenis serangga pun juga disimpang disini yang juga merupakan salah satu jenis binatang yang paling banyak total koleksinya disini. Ternyata Museum Zoologi Bogor ini merupakan salah satu museum tempat penyimpanan serangga paling lengkap dan paling besar yang ada di Asia Tenggara, saat ini ada 12.000 jenis yang terdiri dari 2.580.000 contoh binatang.

Koleksi Invertebrata lainnya, jenis yang ini merupakan invertebrata lainnya buka seperti moluska dan serangga, menurut data yang saya dapat saat ini koleksi di Museum Zoologi ada sudah mengumpulkan sekitar 700 jenis yang terdiri dari 1.558 binatang.

  1. Pemakaman Belanda Kuno

Makam Belanda Kuno Kebun Raya Bogor

Hah Makam? Iya benar kamu ga salah baca kok, pasti kamu kaget kan kalo di tempat wisata yang banyak di kunjungi orang seperti ini ada makamnya atau bahasa gaulnya biasa kita sebut dengan kuburan. Ini merupakan destinasi wisata yang mempunyai aura mistis dan agak menyeramkan sih bisa jadi angker hehe cuman bckamu gaes, meskipun pemakaman belkamu kuno ini terlihat sangat sepi dan di tumbuhi banyak pohon – pohon bambu yang lebat yang menghiasi suasana mistis makan disini, namun jangan salahloh gaes meskipun tempat ini terbilang sepi tapi masih ada kok yang sering selfie – selfie disini bersama rombongannya masing masing yang sedang berkunjung di Pemakaman Belkamu Kuno.

Sebenarnya letak dari pemakaman ini sendiri juga tidak jauh kok dari pintu masuk gerbang yang kamu lewati saat pertama kali ke Kebun Raya Bogor dari sisi kantor pos Bogor, jaraknya mungkin hanya sekitar kurang lebih 300 – 400 meter aja dari istana Bogor, namun dari jalanan lokasi pemakaman ini tidak terlihat begitu jelas karena seperti yang saya bilang tadi lokasi ini tertutup rimbunnya pohon bambu yang ada di sekelilingnya. Apa aja yang ada sini? Terdapat 42 makan yang ada di dalam kompleks pemakaman Belkamu kuno ini yang berukuran sekitar 30 meter x 20 meter. Beberapa makan yang ada disini bahkan memiliki usia yang lebih tua dari Kebun Raya Bogor sendiri menurut sebuah catatan sejarah yang di tulis oleh Caspar Georg Carl Reinwardt yang juga merupakan pendiri dari Kebun Raya Bogor ini pada tahun 1817, tepatnya usia makan tersebut sekitar 230 tahunan sudah ada sejak tahun 1784.

  1. Monumen Lady Raffles

Monumen Tugu Lady Raffles

Sebuah monumen yang letaknya berada di tengah tengah area Kebun Raya Bogor ini biasa juga disebut dengan “Tugu Lady Raffles”, ini adalah monumen yang memiliki nilai sejarah yang sangat kental di kota Bogor, karena berawal dari sinilah Sir Thomas Stamford Raffles yang saat itu merupakan Letnan Gubernur Inggris di Pulau Jawa (1811-1816) mendirikan sebuah monumen yang ditujukan untuk mengenang istrinya yaitu Olivia Mariamne yang meninggal pada tahun 1814 di sekitar lokasi Kebun Raya Bogor. Istri dari sang Gubernur ini adalah seseorang yang lahir di India pada tahun 1771 yang mengidap penyakit malaria saat ia berumur 43 tahun, karena penyakit tersebut akhirnya Raffles membawanya ke Istana Buitenzorg untuk beristirahat, tapi setelah 6 bulan ternyata takdir berkata lain karena tuhan telah memanggil istri sang Gubernur, Lady Raffles meninggal dunia di semayamkan di pemakaman orang – orang Eropa, Taman Pemakaman Umum Kober, Tanah Abang, Jakarta.

Oiya menurut beberapa sumber yang saya temukan dari internet konon tugu ini lokasinya tepat berada di titik tengah kota Bogorloh, jika kamu melihat tulisan yang berada di ukiran tugu Lady Raffles kamu akan menemukan beberapa bait puisi cantik yang bertuliskan

“Oh thou whom neer my constant heart

One moment hath forgot

Tho fate severe hath bid us part

Yes still – Forget me not”

Artinya:

“Kamu yang selalu ada di hatiku

Tak pernah sedikitpun kulupakan

Walaupun takdir memisahkan kita

Jangan pernah lupakan aku”

Dari tulisan arti tulisan tersebut kita bisa menyimpulkan dengan opini opini yang muncul di kepala kamu sendiri, namun menurut saya tulisan tersebut menggambarkan betapa cintanya sang gubernur kepada Lady Raffles yang menggambarkan sebuah perasaan kehilangan yang sangat mendalam saat meninggalnya Lady Raffles, karena dengan panggilan tuhan terhadap Lady Raffles membuat sang Gubernur kehilangan banyak sekali hal yang sangat sangat penting dalam hidupnya, karena bisa di bilang sang Lady ini bukan hanya seorang istri yang baik terhadap suaminya namun juga seorang partner yang bisa mendampingi sang Gubernur dalam suka maupun duka pada masa hidupnya.

  1. Taman Meksiko

Taman Meksiko Kebun Raya Bogor

What… Meksiko? Iya meksiko, kamu ga salah baca kok, bukankan Meksiko itu sangat jauh sekali diluar negeri sana? Iya benar memang Meksiko letaknya sangat jauh sekali harus ke bkamura terus naik pesawat dulu berjam- jam baru bisa sampai ke Meksiko hmm tapi sebenarnya kali ini saya tidak akan membahas Meksiko yang itu tapi saya akan membahas Meksiko yang ada di negara Indonesia tercinta ini, yang letaknya ada di kota Bogor sebuah kota hujan yang memiliki udara sejuk nan kenangan indah bagi sebagian orang yang mengunjunginya, yuk kita cari tahu lebih lanjut sebenarnya bagaimanasih Taman Meksiko itu?

Taman Meksiko sendiri letaknya berada di Kebun Raya Bogor, jika kamu berkunjung ke Taman Meksiko, kamu akan merasakan suasana lingkungan yang seperti gurun yang berada di dalam hutan yang sangat lebat hmm kebayangkan gimana rasanya? Udah bayangin belum? Ah udah gausah lama lama saya akan kasih tau kenapa saya sebut Taman Meksiko ini gurun di dalam hutan, sebenarnya alasan saya menyebut seperti itu karena Kebun Raya Bogor sendiri memiliki banyak sekali pohon yang tumbuh rindang menghiasi lingkungan serta udaranya cukup sejuk, namun di dalam kebun raya bogor ini khususnya Taman Meksiko suasananya sangat berbeda tidak banyak pohon pohon besar disini karena memang dilokasi ini emang di buat seperti ini oleh pengelolanya, hanya ada pepohonan khas yang biasanya ada di kondisi gersang dan kering.

Tumbuh tumbuhan seperti sukulen adalah salah satu jenis tanaman biasanya tumbuh di keadaan kering dan gersang, merupakan sebuah tumbuhan khas yang sanga tahan dalam kondisi kekeringan tanpa air ini memang sengaja di rawat di Taman Meksiko sebagai penghias suasana yang berbeda untuk memuhi koleksi flora yang ada, tumbuhan ini memiliki ciri khas khusus yakni bisa menyimpan air di bagian tertentu orangnya karena memang biasanya tumbuh di daerah gurun, di Taman Meksiko ini kamu akan menemukan tumbuh tumbuhan sukulen yakni seperti kaktus, yucca dan agave. Memang sengaja Kebun Raya Bogor ini mendatangkan berbagai macam tanaman yang tahan udara panas ini dari seluruh kawasan kering yang berada Indonesia dan seluruh penjuru dunia, ada yang berasal dari Amerika, Timur Tengah dan bahkan Asia Tengah.

Tanaman Sukulen ini memiliki bentuk yang sangat beraneka ragam jika kamu mengamatinya di Kebun Raya Bogor ini, ada yang memiliki bentuk “kuntet” atau pendek yang memang adalah ciri khas sebagian tanaman sukulen, ada juga yang bisa tumbuh tinggi bahkan bisa melebihi ukuran tubuh manusia, ada juga yang memiliki banyak duri disekujur tubuh tanaman ini,  pokoknya sangat beragam deh kalo kamu berkunjung ke sini.

Terus kenapa lokasi ini di beri nama Taman Meksiko? Saya sendiri tidak tahu sih kenapa taman ini di beri nama Taman Meksiko, tapi saya menduga menduga karena Meksiko adalah lokasi yang berada di negara Amerika Tengah yang memiliki udara atau tempat kering nan gersang sehingga menginspirasi pembuat taman ini dengan nama Taman Meksiko. Di Amerika Tengah sendiri memiliki salah satu gurun yang memiliki temperatur udara sangat tinggi kadang – kadang bahkan bisa sampai 40 derajat celcius suhunya, gurun ini bernama Gurung Sonoran yang sangat sangat besar sekali memiliki luas kurang lebih 280.000 meter persegi atau sekitar (500 km x 500 km), namun tidak hanya itu saja yang menguatkan duga dugaan saya namun karena adanya ornamen unik yang ada di taman ini, ornamen tersebut adalah sosok tiga patung pria ber-sombrero (topi khas meksiko) dan adanya sosok penari yang meliuk liuk, kehadiran mereka lengkap dengan berbagai jenis alat musik seperti gendang, biola dan banjo. Menarik bukan suasana lokasi Taman Meksiko ini, jika kamu tertarik untuk menikmatinya kamu bisa berkunjung ke Taman Meksiko yang berada di Kebun Raya Bogor ini bersama teman – teman, Keluarga, Kekasih dan semua orang tercinta kamu.

  1. Taman Astrid

Taman Astrid Kebun Raya Bogor

Jika kamu mengira bahwa Kebun Raya Bogor hanya akan menyajikan panorama yang rimbun dan rindang nampaknya kamu harus berkunjung ke taman astrid agar tahu perbedaan besar Taman ini dengan berbagai lokasi lain yang berada di Kebun Raya Bogor. Taman ini memiliki perbedaan yang lumayan mencolok mata saya ketika melihatnya, ini juga merupakan sebuah lokasi taman kebanggan warga yang tinggal di kota Bogor, jika di lokasi lain yang ada di kebun raya bogor saya rimbun dengan pepohonan namun di lokasi ini kamu akan menemukan pemkamungan yang berbeda karena taman astrid ini memang sengaja di buat dengan suasana yang lebih terbuka.

Taman Astrid ini berada di dekat Jl. Padjajaran, cara paling mudah dan cepat untuk sampai ke Taman Astrid ini kamu bisa melewati pintu masuk ke III khusus pejalan kaki yang ada di Kebun Raya Bogor.  Jika kamu mengunjungi tempat ini kamu bisa mengamati lokasinya, menurut saya Taman Astrid ini terbagi menjadi tiga bagian yang masing – masing memiliki fungsi berbeda antara satu sama lain, namun kamu tidak usah khawatir karena meskipun terbagi menjadi tiga bagian tapi keindahannya tetap tiada duanya kok di masing – masing bagian, lokasi ini sangat cocok sekali untuk kamu yang hoby selfie ataupun berfoto untuk mengabadikan moment spesial bersama orang – orang tercinta, btw tiga bagian dari Taman Astrid ini adalah Lapangan, Kolam dan Jalan Kembar, setelah ini saya akan memberikan informasi satu persatu.

Bagian Pertama adalah Lapangan, merupakan sebuah lokasi yang paling besar dan terbuka di Taman Astrid ini jika kamu berjalan melewatinya kamu akan menginjak rumput yang tumbuh dengan subur sangat terawat sekali, karena memang kondisi rumput ini sangat terawat ibarat manusia, rumput ini adalah manusia yang sehat, melihat panorama di sekitar rumput ini kamu akan merasakan sensasi berjalan diatas permadani berwarna hijau yang berada di sekitar alam yang sangat asri nan sejuk hmmm asik bukan? Lokasi ini cocok sekali untuk bersantai sambil berfoto – foto sejenak mengabadikan kenangan indah, oiya lapangan ini juga memiliki sebuah undakan ke arah pagar Kebun Raya Bogor seperti sistem persawahan yang ada di Bali yang cukup terkenal ituloh (Subak), bagian atasnya terdapat sebuah cafe yang bernama Dedaunan.

Bagian Kedua setelah kamu disuguhkan dengan pemkamungan lapangan yang sangat luas tadi kali ini kamu harus mengetahui bagian kedua dari Taman Astrid ini, yakni sebuah kolam yang cukup luas dengan hiasan air mancur yang menyemburkan air ke udara seperti ingin memberikan kesejukan disetiap jiwa para pengunjungnya, seperti ingin menenangkan ke galauan hati para jomblo jomblo yang mampir di kolam ini hehe bckamu, jika kamu mengamati dengan seksama di kolam ini kamu akan menemukan sesuatu yang istimewa mengapung menghiasi berbagai sudut kolam ini, iya tumbuhan teratai yang bertebaran. Ini adalah teratai bukan sembarang teratai karena ini adalah jenis teratai yang sudah sangat langkah jika kamu mencari di habitat aslinya sekarang, nama dari teratai ini biasanya di kenal dengan Veronica Amazonia atau biasa disebut dengan teratai raksasa, besarnya bisa mencapai sekitar 3 hingga 4 meterloh, tidak hanya itu saja namun teratai ini bisa menopang beban seorang bayi tanpa khawatir harus tenggelam jika kamu menaruh di atasnya hmmm menarik bukan? Karena sulurnya sendiri bisa mencapai 7 hingga 8 meter di dalam air dengan bunga yang berwarna putih. Memiliki habitat asli di rumba atau sungai amazon.

Bagian Ketiga sebuah bagian yang sangat berbeda dari kedua bagian yang sudah saya tulis tadi, bagian ketiga ini adalah jalan kembar, alasan kenapa bagian ini disebut jalan kembar adalah karena ada dua buah jalan di lokasi ini yang di pisahkan oleh sebuah taman kecil yang sengaja di buat tumbuh di sepanjang jalan. Jalan ini disebut Jl. Astrid, taman kecil pemisah jalan ini di tumbuhi bunga tasbih dan canna hybrida, jenisnya ada yang kuning kemerahan dan ada juga yang berwarna merah kehitaman, jika kamu melewati jalanan ini saat musim kemarau kamu akan melihat sebuah pemisah jalan yang sangat indah karena di tumbuhi tanaman yang berwarna warni yang merupakan penghias jalan yang membuat suasana sejuk saat memkamungnya.

  1. Taman & Tugu Teijsmann

Taman & Tugu Teijsman Kebun Raya Bogor

Taman Teijsman ini merupakan sebuah taman yang memang di dedikasikan untuk seseorang yang bernama Johannes Elias pada tahun 1884 oleh Dr. Melchior Treub, taman ini dibangun sebagai bentuk sebuah penghargaan terhadap jasa – jasa Johannes semasa masih hidup, karena berkat jasa Johannes juga Kebun Raya Bogor ini bisa berkembang. Pada masa itu Teijsman menjabat sebagai seorang Kurator di Kebun Raya Bogor (s’Lands Plantentuin) masa jabatannya sejak tahun 1831 hingga 1869, beliau di bantu oleh seorang botani yang sangat ahli bernama Justus Karl Hasskarl, dengan bantuan Justus Teijmas saat itu menata lagi beberapa koleksi flora yang tumbuh di Kebun Raya Bogor secara ter struktur dan berkelompok berdasarkan suku serta menambah banyak sekali jumlah koleksi lainnya secara bertahap.

Dahulu pada masa kejayaan Belkamu, taman in sengaja dibuat sebagai taman mawar yang memiliki nuansa Prancis dengan mengikuti pola taman formal Eropa yang memang di tata secara simetris. Jika kamu berkunjung di taman teijsman ini kamu akan akan menemukan sebuah tugu peringatan di pusat taman ini, tugu ini dibuat dengan batu granit terbaik dan khusus di datangkan dari Berlin, Jerman.

Memangsih jika kamu memasuki Kebun Raya Bogor ini seperti membuka sebuah buku sejarah, karena di setiap lokasi kamu akan disuguhkan dengan berbagai peninggalan – peninggalan kuno dari jaman dulu yang sengaja di buat agar kita di masa sekarang bisa mengenang lebih tepatnya mengenal siapa orang – orang yang berjasa di balik berdirinya Kebun Raya Bogor, mulai dari pintu masuk hingga seluruh wilayah Kebun Raya Bogor ada banyak sekali destinasi seperti Taman, Pemakaman, Tugu, Laboratorium, Museum, Danau dan salah satunya adalah Tugu Teijsman ini yang sengaja di bangun sebagai penghargaan kepada seseorang bernama Johannes Elias.

  1. Laboratorium Treub

Laboratorium Treub Kebun Raya Bogor

Sebuah Laboratorium yang di buka oleh Melchior Treub pada tanggal 1 Desember 1884, Laboratorium ini memang sengaja dibuka untuk di fungsikan sebagai tempat penelitian tumbuhan tropis, Namun saat ini Laboratorium Treub difungsikan sebagai sarana penelitian konservasi  ex – situ yang terbagi menjadi beberapa laboratorium, sebagian diantaranya adalah:

Laboratorium Molekuler (Genetika Konservasi): Lab ini dibuat untuk mendukung sebuah penelitian yang bergerak di bidang genetika konservasi tumbuhan yang ada di wilayah Indonesia, DNA Barcoding dan Bank DNA.  Dengan penelitian yang di lakukan di Laboratorium Molekuler ini akan membuat ilmu pengetahuan tentang keragaman genetik menjadi lebih berkembang dan bermanfaat termasuk dalam rekomendasi pengambilan sebuah keputusan dibidang konservasi jenis, proses domestikasi, pendayagunaan tumbuhan dan pemecahan problematika taksonomi/biosistematika jenis – jenis tumbukan langka yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.  

Laboratorium Antomi  Morfologi dan Sitologi: ini adalah sebuah lab atau tempat penunjang penelitian anatomi – morfologi pole dan spora paku, yang berguna sebagai penentuan status kelangkaan tumbuhan dan pengambilang sebuah keputusan saat konservasi serta rekomendasi sebuah persilangan antar spesies.

Laboratorium Konservasi Biji: Tempat ini sengaja dibuat sebagai tempat penelitian dan pengujian berbagai macam biji yang meliputi daya simpan, viabilitas dan cara perkencambahan serta untuk mengumpulkan berbagai data lainnya.

Laboratorium Ekologi Konseravasi: Beberapa kegiatan yang biasa dilakukan di Laboratorium ini meliputi penentuan status kelangkaan dari berbagai spesies yang menjadi prioritas dalam konserbasi tumbuhan dengan menggunakan berbagai metode atau teknik modeling dan kesesuaian habitat dalam reintroduksi tanaman langka.

Paranet dan Rumah Kaca: merupakan sebuah lokasi yang memang di bangun untuk fasilitas penelitian tentang perkencambahan dan untuk memperbanyak tumbuhan – tumbuhan langka serta hasil hasil persilangan, mutan ataupun tumbuhan hasil domestik lainnya

  1. Taman Sudjana Kassan

Taman Sudjana Kassan Kebun Raya Bogor

Yap Spot menarik selanjutnya adalah Taman Sujana Kassan, yang merupakan sebuah lokasi yang banyak sekali di kunjungi oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kebun Raya Bogor, ngomong – ngomong tentang Taman Sujana Kassan ternyata asal muasalnya berdirinya taman ini sebagai sebuah penghargaan kepada seseorang yang bernama Sudjana Kassan yang merupakan seseorang ahli biologi dan merupakan orang pertama di negara Indonesia yang memimpin pengelolaan Kebun Raya Bogor pada tahun 1985, letak dari Taman Sujana Kassan ini sendiri berada di bagian paling utara Kebun Raya Bogor, Taman Sujana Kassan dibangun pada tanggal 19 Mei 1988.

Jika anda memperhatikan lebih detil setiap sudut yang ada di taman ini, anda kan melihat dua bagian yang terpisah dari taman ini, yaitu bagian atas dan bawah. Salah satu bagiannya adalah bagian atas yang berguna sebagai tempat untuk merambatkan bagian tanaman, selain berguna sebagai tempat merambatkan tanaman juga berguna sebagai lokasi istirahat untuk menggelar tikar bagi sebagian pengunjung Kebun Raya Bogor. Banyak pengunjung yang sangat suka beristirahat di lokasi ini karena memang di sini terasa sangat sejuk tanaman – tanaman yang tumbuh bersatu padu membuat kerindangan dengan merambat di bagian atas Taman Sujana Kassan. Bagian bawah jika anda turun dari tempat tersebut melalu anak tangga yang sudah dibuat akan langsung melihat sebuah patung kepala Sudjana Kassan dan di bagian bawahnya terdapat taman yang sangat indah nan cantik seperti kamu, di hiasi dengan permadani alami berwarna hijau “rumput” yang tubuh subur menghiasi setiap langkah kamu.

  1. Griya Anggrek

Griya Rumah Anggrek Kebun Raya Bogor

Sebuah wadah bagi tumbuh – tumbuhan yang paling cantik nan indah di Kebun Raya Bogor dengan suasana adem dan hembusan udara yang semriwing sepoi – sepoi akan membuat kamu super betah untuk tinggal di lokasi ini lebih lama lagi, Nama lain dari griya anggrek ini sendiri adalah rumah anggrek & Taman Anggrek, jika kamu melihat tulisan yang ada pada papan penunjuk, Taman Anggrek merupakan lokasi yang ada di bagian Kebun Raya Bogor serta terletak di bagian timur “Hutan Tropis” yap hutan buatan yang ada di kota Bogor, letaknya sendiri sangat dekat dengan pintu masuk nomer III dan berada di sebrang Pangrango Plaza juga tidak terlalu jauh dari Taman Sujana Kassan.

Taman Anggrek atau Griya Anggrek ini jika kamu amati akan terlihat seperti rumah kaca atau biasa kita sebut “Greenhouse” karena memang awal mula di buatnya griya anggrek ini memang fungsinya untuk tempat menampung bermacam – macam jenis tanaman yang memiliki bunga indah tersebut. Menurut sebuah informasi yang saya dapatkan ada sekitar 500 jenis spesies tanaman epifit didalam griya anggrek ini, sebagian besar tanaman yang ada disini berasal dari hutan Indonesia.

Rumah Anggrek sendiri di resmikan sudah beberapa tahun yang lalu pada abad ke 21 yap tepatnya pada tanggal 25 Mei 2002 yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (Megawati Soekarnoputri) pada masa kepemimpinannya saat itu. Oiya ngomong – ngomong soal fungsi rumah anggrek ternyata tempat ini tidak hanya di fungsikan sebagai tempat penyimpanan hasil penelitian aja serta sebuah ajang pameran hasil hasil penelitian yang berhasil di kumpulkan di tempat tersebut, rumah anggrek sendiri juga di fungsikan sebagai bisnis karena pengunjung juga dapat membeli tanaman ketika berkunjung disini, namun jangan salah sangka dulu meskipun tempat ini juga di komersialkan namun griya anggrek tetap berfungsi sebagai mana mestinya kok sebagai wadah tempat menyimpan dan memamerkan berbagai macam spesies anggrek yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

  1. Jembatan Pemutus Cinta

Jembatan Merah Pemutus Cinta Kebun Raya Bogor

What, Jembatan Pemutus Cinta? Serem Bangeeet! Hmm awas buat kamu yang datang bersama pasangan kesini bisa langsung jomblo seumur hidup, bcanda hehe namun sebenarnya ini beneranloh mungkin jika tidak ada kabar atau mitos tentang adanya jembatan putus cinta kamu tidak akan merasa was – was ketika mengunjungi tempat ini, namun karena cerita tentang jembatan ini semakin ramai di perbincangkan akan membuat sebagian orang atau bahkan kamu menjadi cukup khawatir ketika berkunjung ke lokasi ini. Kabar dari masyarakat setempat yang berkembang dengan simpang siur tentang jembatan ini adalah apabila ada seorang sepasang kekasih melewati jembatan ini, bisa menyebabkan retaknya hubungan mereka atau bisa di bilang akan berpisah di tengah jalan, hubungan sepasang kekasih tersebut akan putus setelah pulang dari Kebun Raya Bogor ini.

Itu adalah salah satu alasan kenapa jembatan ini di simbolkan atau di beri nama dengan jembatan putus cinta oleh orang – orang sekarang hmm jahat banget ya ternyata jembatan ini? Udah bikin putus gak tanggung jawab lagi, terus gimana dong kalo gabisa balikan? Namun kalo menurut saya jangan terlalu percaya pada cerita – cerita mitos seperti ini, karena takdir hanyalah di tangan tuhan, jadi anda harus berdoa sebaik mungkin agar tidak menduakanNya dengan mitos seperti ini.

Namun sampai saat ini tidak ada tahu betul cerita tersebut kapan beredar pertama kali menghantui jembatan gantung yang ada di Kebun Raya Bogor ini, menurut saya jika di perhatikan dengan seksama sebenarnya tidak ada hal yang menonjol atau pun spesial dari bangunan jembatan gantung ini, karena memang bentuknya sendiri tidak ada bedanya dengan sebuah jembatan gantung yang biasa kita temui.

Bentuk bangunan dari Jembatan Pemutus Cinta ini tidak ada penopang di bagian bawah jembatan ini, karena hanya tergantung pada utasan baja yang menggantung dari kedua sisi yang berbeda, pijakannya juga terbuat dari besi dengan panjang yang mencapai kurang lebih 20 hingga 25 meter yang memiliki lebar kurang dari satu meter, ga ada yang istimewa kan dari jembatan gantung ini? Jadi mana mungkin jembatan ini bisa merusak hubungan orang yang melewatinya.

  1. Cafe Dedaunan

Cafe Dedaunan Kebun Raya Bogor

Rasakan sensasi bercengkrama di alam bebas hmm udah pernah coba belum? Kalo belum kamu wajib pake banget buat mampir di Cafe Dedaunan yang ada di dalam Kebun Raya Bogor ini, nah disini kamu akan merasakan suasana yang tidak akan pernah kamu dapatkan ketika berkunjung di cafe cafe di luaran sana, suasana di cafe kayak gini cocok banget tuh buat kamu sama doi karena suasananya super romantis apalagi pas malam hari pokoknya wajib kamu coba lah, gak Cuma sama si doi tempat ini juga cocok buat kumpul – kumpul keluarga, pertemuan dengan rekan bisnis, reunian bareng teman lama dan berbagai hal lainnya yang kamu inginkan hmm tapi ada beberapa kekurangannya karena disini menunya relatif tidak banyak, oiya kalo kamu datang ke cafe ini pada jam jam sore sekitar diatas pukul 5 sore kamu bisa bilang ke satpam kalo mau ke cafe aja, nah dengan bilang begitu kamu gaperlu lagi buat bayar tiket masuk Kebun Raya Bogor lumayankan bisa menghemat kantongmu. Kalo datang pas sore gitu mending dateng rame – rame aja minimal berdualah karena pas perjalanan masuk kamu kamu bakal ngelewatin pohon – pohon gede yang ada di Kebun Raya Bogor ini ditemani temaram obor yang mengarah ke Cafe Dedanan Kebun Raya Bogor, jadi serem juga kalo kamu sendirian.

  1. Patung Tangan Tuhan

Patung Tangan Tuhan Kebun Raya Bogor

Hah patung tangan tuhan? Memang ya di Kebun Raya Bogor ini banyak sekali monumen plus tugu – tugu yang sensasional dengan gaya uniknya sendiri – sendiri, namun bukan semua monumen yang ada sebenarnya selalu di bangun dengan maksut serta tujuannya masing – masing seperti sebuah penghargaan, kenang – kenangan dan lain sebagainya yang hingga sekarang akhirnya bisa di kenal oleh masyarakat Indonesia. Nah terus apadong tujuan di bangunnya The Hand Of God (Tangan Tuhan)? Sesungguhnya saya sendiri tidak begitu paham dengan maksut patung satu ini, patung ini di bangun diatas sebuah patung tangan yang besar patung ini juga di bangun dengan wajah yang menghadap ke atas namun mulutnya terbuka seperti ingin berteriak kepada tuhan, hayo apa artinya hayo? Hmm kamu bisa artikan menurut filsafah hidupmu masing – masing hehe btw tapi ada seseorang mengagumi patung ini, orang tersebut bernama Albert Campbell seorang walikota pertama Scarborough, Toronto. Nah menurut pandangan hidup beliau patung ini seolah mengartikan

“MAN CAN BEST ACHIEVE HIS GOALS BY PLACING HIMSELF IN THE HAND OF GOD”

Nah jika diartikan adalah “Manusia dapat mendapatkan sesuatu yang paling baik bagi tujuannya dengan menempatkan dirinya kepada tangan tuhan” seperti sebuah pepatah yang ada di Indonesia juga sih yang biasanya sering kita dengar “Manusia berusaha namun tetaplah Tuhan Yang Menentukan”

The Hand of God yang letaknya berada di Istana Bogor tepatnya berada di halaman belakang istana Bogor di masa Presiden Soekarno, patung tangan tuhan ini merupakan sebuah replika yang di berikan oleh pemerintah Swedia kepada Indonesia. Kapan patung ini di taruh di tempatnya seperti sekarang ini? Saya juga masih belum begitu tahu sih tapi mungkin perkiraannya adalah sekitar tahun 1963 pada saat Irian Jaya bergabung dengan Indonesia. Patung ini merupakan sebuah replika dari dari patung yang ada di Swedia tepatnya di Millies Garden. Namun ternyata tidak hanya di Indonesia aja patung ini ada karena di beberapa negara lain replika patung yang memiliki tema sama dari pemahat seperti Toronto, Detroit, Jepang dan Australia. Lantas siapakah orang yang memahat patung ini? Awal mulanya patung ini memang memakai teman tangan tuhan karena lahir dari seseorang yang bernama Auguste Rodin, merupakan seorang seniman handal atau biasa kita sebut pemahat terkenal berdarah perancis, beliau lahir pada tahun 1840 dan meninggal pada tahun 1917. Beliau memiliki julukan yang sangat fenomenal yakni “datuk seni patung beraliran modern”. Banyak sekali karya – karya unik yang telah di ciptakannya namun ada beberapa karya yang masih memiliki tema sama seperti The Hand of God, The Hand of Devil (Tangan Iblis) serta The Hand of Cathedral.

Meskipun Auguste Rodin adalah orang yang memiliki karya – karya unik tersebut tapi bukanlah dia yang membuat patung The Hand of God yang ada di Istana Bogor, Detroit dan Toronto, tapi sesorang yang telah membuat karya – karya ini adalah Carl Milles yang lahir pada tahun 1875 dan meninggal tahun 1955. Milles merupakan seorang seniman yang memiliki darah asli Swedia, beliau terkenal dengan banyak sekali karya – karya fenomenalnya seperti patung Poseidon di Gothenburg, Swedia atau Orpheous Group yang berada di Gedung Konser Stockholm. Beberapa alasan kenapa milles dapat membuat karya – karya yang fenomenal atau bahkan memiliki tema mirip dengan Rodin adalah karena semasa karirnya ia pernah bekerja di sebuah studio milik Rodin di Paris ( Perancis) antara tahun 1897 – 1904, selama ia bekerja di studio inilah ia mendapatkan berbagai inspirasi dan ilmu – ilmu baru seperti gaya yang di miliki rodin saat itu. Namun setelah ia berkeliling dunia dari satu  negara ke negara lainnya termasuk di Amerika Serikat akhirnya dia mendapatkan puncak karirnya di berbagai negara yang ia kunjungi ia memiliki tangan emas yang selalu menghasilkan karya terbaik, setelah itu memutuskan untuk kembali ke kampung asalnya bersama istri tercintanya Olga yakni kembali ke Swedia ke sebuah tempat yang dinamakan Milles Garden yang berada di Pulay Lidingo, Swedia di tahun 1951. Selang beberapa tahun setelah ia kembali ke Swedia, beliau di panggil oleh tuhan (wafat) pada tahun 1955 dan di semayamkan pada sebuah kapel kecil di dalam Milles Garden, bersama istrinya yang menyusul juga dimakamkan di tempat yang sama pada tahun 1967. Saat ini Milles Garden menjadi sebuah museum seni yang berada di alam bebas yang didalamnya terdapat karya – karya terbaik dari Milles terdapat bermacam – macam patung hasil karya Carl Milles semasa hidupnya.

  1. Makam Mbah Jepra Kebun Raya Bogor

Makam Mbah Jepra Kebun Raya Bogor

Loh siapasih mbah jepra ini? Pasti sebagian dari kamu belum tahu tentang mbah Jepra ini yang ada di Kebun Raya Bogor. Kalau kamu berkunjung ke Kebun Raya kamu bisa mencoba lewat di bagian utara kebun raya, disitu ada sebuah pepohonan besar yang di bawahnya ada sebuah makam tua yang sangat ramai di kunjungi oleh peziarah mulai dari dalam Bogor hingga luar kota hujan ini, lah makam yang ramai ini adalah makan mbah Jepra. Dilokasi makan ini sebenarnya ada beberapa makam lebih tepatnya ada 3 makam di dalam kompleks ini, yang dua posisinya hampir berdampingan dan satunya lagi terpisah serta menjorok di bukit yang ada di dekat kompleks, yap tiga makam yang ada disini sangat di percaya oleh masyarakat sebagai kuburan tiga tokoh penting dalam sejarah kerajaan Sunda Pajajaran yang letaknya ada di ibu kota Bogor.

Makam pertama di kenal (dipercaya) sebagai makam Ratu Galuh Mangku Alam, yakni istri kedua dari seorang baginda raja, Prabu Siliwangi dan yang letaknya berdekatan atau berdampingan adalah makam Mbah Ba’ul, seorang Patih Kerajaan nah yang paling terakhir ini memang agak terpisah dari dua lainnya, ini dia makam mbah Jepra, seorang panglima kerajaan Perang Kerajaan. Peninggalan makan ini telah di temukan oleh masyarakat tepat pada tahun 1946 penemunya adalah seorang laki – laku bernama H. Rahmat, saat itu tahun 1978 langsung dilakukan renovasi terhadap makam, namun meskipun letaknya berada di Kebun Raya Bogor, situs makan ini tidak termasuk dalam pengelolaan LIPI. Oiya tadi saya sempat menulis kan bahwa banyak sekali peziarah yang berkunjung ke  makam ini? Itu memang keadaanya yang sebetulnya karena memang udah sejak lama bahkan udah sejak puluhan tahun lalu makam ini sudah ramai seperti saat ini, menurut sumber yang saya dapatkan, Namun kamu pasti kaget ternyata peziarah yang mampir ke makam ini tidak hanya kamu temui di pagi hari aja namun kamu juga akan  menemuinya hingga tengah malam bahkan tidak sedikit yang akhirnya menginap di dalam kompleks makam mbah jepra ini.

Para peziarah yang datang kesini mempunyai tujuan yang sangat beragam mulai dari sekedar berdoa, ada juga yang meminta jodoh,  menginginkan kenaikan jabatan dan berbagai keinganan lainnya yang mereka percaya bisa terkabul. Konon menurut sebagian masyarakat yang ada disini bahkan banyak pejabat – pejabat yang juga berkunjung disini untuk meminta “berkah” agar jabatan yang dimilikinya awet. Lah terus kenapa di makam mbah Jepra ini di jadikan tempat berziarah? Hmm sebetulnya tadi saya sudah sedikit menjelaskan di awal – awal saya menulis artikel mbah Jepra ini dengan adanya sebuah hubungan antara Bogor dan Kerajaan Sunda Pajajaran.

Penduduk yang tinggal di kota Bogor ini kebanyakan mayoritas berasal dari etnis Sunda, lah karena mayoritas dari Sunda dari situlah banyak sekali orang – orang yang memiliki kebanggaan tersendiri tentang kerajaan Pajajaran, karena dulu Bogor adalah tanah Sunda yang dulunya ada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Jika kamu tahu tentang kisah Prabu Siliwangi maka kamu akan mulai memahami alasan makam ini dijadikan tempat ziarah, salah satunya adalah bahwa Prabu Siliwangini digambarkan sebagai seorang yang sangat sakti mandraguna dimasanya, oleh karena itu beberapa makam yang berada di lokasi ini mempunya posisi yang spesial di hati sebagian masyarakat. Tokoh – tokoh lainnya ini juga di yakini memiliki kesaktian yang tinggi meskipun ilmunya berada di level yang sangat berbeda dengan Prabu Siliwangi. Cerita tentang kesaktian ini boleh kamu percaya atau tidak menurut kepercayaanmu masing – masing, tapi semua yang ada di bumi ini pasti berasal dari Allah, oleh karena itu jika saya boleh sedikit berpesan, jangan meminta kepada selainNYa karena memang mbah Jepra dan seluruh kerabatnya tetaplah mahkluk ciptaan Allah (maaf jadi ceramah hehe)

  1. Patung The Little Mermaid Alias Si Duyung Kecil

Patung The Little Mermaid Kebun Raya Bogor

Apa kamu udah pernah melihat atau bahkan bertemu putri duyung kah? Jika belum kamu wajib berkunjung di patung the little mermaid ini agar bisa berselfie ria bareng foto ini, kapan lagi bisa foto bareng putri duyung? Hmm tapi ini buka seperti duyung yang ada di film – filmloh, kalo di film kan putri duyungnya sakti terus kalo nangis bisa ngeluarin mutiara, kalo gitu mah udah pasti jadi rebutan semua orang buat bawa pulang si duyung mungil ini. Oiya kamu tahu ga? Ternyata patung ini merupakan salah satu copy paste dari 14 patung “Little Mermaid” yang ada di dunialoh, sebetulnya letak dari patung yang original ada di Kopenhagen Denmark, patung ini juga merupakan simbol atau ikon dari negara Denmark.

Siapa ya pemahat dari si duyung mungil ini? Seniman yang membuat patung asli “The Little Mermaid” ada seseorang seniman (pemahat) paling eksis bisa kita bilang terkenal sih beliau merupakan warga asli Denmark yang juga merupakan seorang dosen di Royal Danish Academy of Fine Arts, namanya beliau adalah Edvard Eriksen, keren kan namanya? Iya dong masa orang jerman namanya “joko” dan “joni” hmm udah cukup bcandanya. Patung mungil ini merupakan sebuah hadiah yang di berikan sebagai kado dari Kerajaan Denmark kepada Indonesia pada tahun 1958 yang memang di tujukan sebagai lambang persahabatan antara dua sejoli eh dua negara maksutku, tapi ukurannya yang ada di kota Bogor ini lebih imut (kecil) daripada ukuran aslinya yang ada di negara Denmark. Kalo kamu ke Kota Bogor kamu bisa melihat patung ini tepat di halaman belakang istana Bogor deket banget sama kolam teratai, kamu bisa melihatnya dengan mudah patung ini dari dalam Kebun Raya Bogor.

Loh terus apa tujuan dari Kerajaan Denmark cuman sebagai simbol persahabatan aja antar dua negara sejoli ini? Bukan bukan kalo kamu memahaminya lebih dalam kan tadi aku bilang kalo patung ini merupakan simbol negara Denmark jadi pemerintahan Denmark akan sangat bangga banget kalo patung ini bisa ada dimana – mana khususnya negara kita tercinta ini Indonesia, sebagai simbol penghargaan yang mendalam kepada negeri khatulistiwa yap (Indonesia Raya). Tahu ga ide patung ini dapat darimana? Dari kamu kan? Bukan lah yang pasti ide pembuatan patung ini asal mulanya dari sebuah kisah legenda yang sangat terkenal (cerita dongeng) asal Denmark Hans Christian Andersen yang memiliki judul kembar dengan patung ini yaitu adalah “The Little Mermaid” atau “Ikan Duyung Kecil”. Apa kamu pernah membaca cerita tentang orang jelmaan (seekor) ikan duyung yang masih sangat muda bernama Ariel (maaf ini bukan Ariel noah yaa) yang sedang jatuh cinta pada seorang manusia biasa? Ini merupakan sebuah kisah kasih yang sangat menyedihkan bahkan menyayat hati (sakitnya tuh disini) karena cinta yang tak terbalas (di phpin mungkin ya) udah – udah jangan bcanda terus. Kalo kamu belum pernah tau cerita ini kamu bisa membaca atau menonton film animasinya di internet, kira – kira film ini beredar pada tahun 1989-an, hayo udah lahir belum?

Hans Christian Andersen pada saat itu hingga sekarang menjadi orang yang kebanggan rakyat Denmark karena hasil karya seninya sudah di kenal ke seluruh penjuru dunia, salah satunya ya di kota Bogor Indonesia ini, Kerajaan Denmark menghadiahkan patung ini karena ingin menunjukan bahwa betapa berharganya negara Indonesia di mata Kerajaan Denmark (hayoo cinlok ya) karena memang hanya ada sekitar 14 negara aja yang punya copy paste patung kebanggan rakyat Denmark ini. Nah kalo kamu berkunjung atau berencana melalukan wisata di negara Denmar kamu bisa mampir berfoto bersama patung asli yang ada di Denmark lokasinya ada di pelabuhan kota Kopenhagen Denmark berada di atas sebuah karang yang menghadap ke laut lepas, hmm beberapa alasan patung ini di letakkan disitu mungkin biar dia bisa gampang kalo lagi pengen cebur ke laut (bcanda).

Oiya Mr Edvard Eriksen ini bikin patung yang original dari bahan perunggu, dia membuat bagian depan patung ini mencontoh dari badan istrinya, Ellen Eriksen sendiri dan kepalanya meniru seorang balerina yang bernama Ellen Price. Loh kenapa kok patung ini mencontoh dari dua orang yang berbeda? Karena Ellen Price yang merupakan seorang balerina itu enggan dan keberatan menjadi model secara keseluruhan karena harus berpose bugil di depan Edvard Eriksen, akhirnya mr eriksen meminta bantuan sang istri sebagai model pengganti badan patung “The Little Mermaid”.

Oke sekian dulu cerita yang saya tulis dengan super panjang ini, mungkin kalo kamu print di kertas A4 bisa ngehabisin sampe 15 halaman hehe maklum mood lagi bagus buat nulis, saya minta maaf jika ada beberapa cerita yang belum lengkap tentang Kebun Raya Bogor ini, jika kamu mengetahui lebih detil cerita tentang Kebun Raya Bogor tinggalkan komentar di situs ini agar saya bisa menambahkannya menjadi lebih lengkap karena itu bisa berguna bagi orang – orang yang ingin berkunjung di kota Bogor karena informasi yang akan kamu berikan akan sangat berguna sekali untuk sebagian masyarakat Indonesia yang mau melancong ke sini, jika ada tulisan saya yang salah kamu juga bisa berkomentar di situs ini agar saya bisa segera memperbaikinya. Oke gaes Thankyou sekali lagi udah baca artikel Kebun Raya Bogor ini.

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply