Bisnis Properti Kecil-Kecilan: Kos-kosan dan Kontrakan. Mendapatkan passive income dengan membuka bisnis kos-kosan dan kontrakan layak untuk Anda dapatkan. Caranya cukup sederhana jika Anda tahu dan mau mempraktekkan. Tahu dan mau merupakan kata kuncinya dalam menjalankan bisnis properti kecil-kecilan ini.
Ada beberapa cara untuk mendapatkan passive income. Akan tetapi, Anda harus menjawab beberapa pertanyaan. Salah satunya adalah berapakan tabungan yang Anda punya sekarang?
Jika Anda pekerja dengan gaji tetap yang cukup untuk membiaya kehidupan sehari-hari Anda, tidak ada salahnya jika Anda mencoba menyisakan seperberapa untuk dijadikan investasi masa depan.
Saat ini ada beberapa developer yang mencari pembeli properti dengan cara kredit. Ini akan menjadi tempat berputarnya uang Anda.
Bayangkan Anda sudah memiliki satu unit bangunan kemudian Anda mengkontrakkan atau membuka kos-kosan. Mulanya, Anda akan mencicil setiap bulan untuk mendapatkan hak milik bangunan tersebut. Namun, jika bangunan tersebut Anda kontrakkan, cicilan tersebut akan habis tanpa Anda ketahui karena uang yang Anda gunakan untuk mencicil adalah biaya kontrak orang lain.
Cara yang cerdas tersebut bisa Anda praktekkan jika uang tabungan Anda belum cukup untuk membuat properti sendiri. jika Anda memiliki uang yang mengendap yang banyak di bank, Anda bisa memulai dengan bisnis properti kecil-kecilan lainnya, seperti contoh membangun properti yang potensial untuk dijual.
Sekarang ini, banyak orang yang membutuhkan kos-kosan atau kontrakan. Pekerja freshgraduated kebanyakan membutuhkan kos-kosan karena uang gaji yang mereka dapatkan dari perusahaan belum cukup digunakan untuk membeli rumah pribadi.
Target market beruapa para pekerja kantor yang baru ini bisa menjadi sasaran empuk Anda. Anda bisa bayangkan berapa ratus lulusan universitas setiap tahun yang telah mendapatkan pekerjaan baru dan mencari tempat tinggal berupa kos-kosan atau kontrakan. Jelas ini menjadi lahan yang bisa Anda optimalkan.
Mungkin Anda bertanya berapa biaya yang Anda harus persiapkan untuk memulai bisnis properti kecil-kecilan ini. Jelas walaupun ini adalah usaha kecil-kecilan, bukan berarti Anda tidak membutuhkan dana yang besar. Namanya properti, Anda butuh dana yang besar.
Jika Anda bergabung dengan seminar bisnis properti, Anda akan tahu bagaimana Anda membangun properti dengan hampir tanpa dana sepeserpun. Ini sangat mungkin dilakukan jika Anda rekanan kerja yang memberikan pendanaan.
Caranya tentu tidak mudah. Anda harus meyakinkan rekanan tersebut bahwa properti yang Anda akan bangun profitable untuk kedua belah pihak. Tidak itu saja, Anda juga harus mampu membuat estimasi berapa biaya yang Anda butuhkan untuk membangun dan berapa tahun modal yang Anda pinjam dari pihak yang menyediakan pembiyaan bisa kembali dan menghasilkan profit. Jika hal tersebut bisa Anda pastikan, Anda bisa menjalankan bisnis properti kecil-kecilan ini dengan hampir tanpa modal yang harus keluar dari kantong Anda.
Salah satu perusahaan properti yang sedang berkembang di Surabaya adalah Kampung Properti. Mereka sedang berupa melakukan ekspansi dengan cara melakukan pemasaran secara online melalui www.KampungProperti.com. Anda bisa meniru model bisnis yang mereka terapkan. Mereka membidik konsumen tertentu dengan melakukan pemasaran secara online. Akan tetapi, mereka juga tidak lupa untuk mendapatkan calon konsumen secara tradisional dengan cara meng-hire para agen atau broker pemasaran properti.
Anda bisa bergabung dengan www.KampungProperti.com dan menjadi agen terlebih dahulu. Sembari mendapatkan komisi dari penjualan, Anda bisa melihat dan mengamati strategi yang mereka terapkan. Jelas bisnis properti kecil-kecilan seperti membuat kos-kosan atau kontrakan itu merupakan bisnis yang sangat menjanjikan.
Leave a Reply