Kerjasama Pemasaran Properti. Bisnis properti memang terlihat berkilauan. Terbukti banyaknya orang yang bergabung dalam sebuah kerjasama pemasaran properti. Bisnis pemasaran properti ini biasanya menjadi bisnis sampingan yang sangat menjanjikan. Dengan hanya bermodalkan informasi tentang properti, Anda bisa mendapatkan komisi yang sangat fantastis. Komisi yang diterima tergantung harga proporti yang berhasil Anda jual. Semakin besar angkanya, semakin besar pula komisi yang Anda dapatkan.
Tak heran jika banyak orang yang akhirnya keluar dari pekerjaan tetap mereka dan beralih menjadi agen pemasaran properti. www.KampungProperti.com misalnya, mereka sedang mencari agen atau broker properti sebanyak-banyaknya untuk area Surabaya.
Profesi ini cukup menjanjikan mengingat banyak sekali orang membutuhkan properti, entah untuk hunian atau untuk usaha. Lihat saja pembangunan gedung, ruko, atau rumah yang tidak henti-hentinya. Hampir setiap tahun jumlah bangunan khususnya di area Surabaya selalu bertambah. Ini menunjukkan tingginya angka permintaan terhadap properti.
Yang diperlukan hanya media untuk menyampaikan. Melalui promosi langsung, calon pembeli akan lebih percaya dan akhirnya membeli. Bukan tidak mungkin saudara, kerabat, atau kenalan Anda membeli properti yang Anda tawarkan, bukan?
Di sisi lain, banyak orang yang sangat urgent membutuhkan properti, entah itu berupa rumah hunian atau tempat untuk membuka usaha. Informasi yang tepat dan akurat tentang lokasi dan bagaimana kondisi properti mutlak mereka perlukan. Di sinilah ada peluang bisa Anda raih.
Apakah Anda ingin mendapatkan komisi yang besar hanya dengan memberikan informasi tentang properti?
Jika ya, Anda harus tahu tentang bentuk kerjasama pemasaran properti.
Secara umum, perjanjian kerjasama pemasaran ini dibagi menjadi 3 jenis, walaupun tidak menutup kemungkinan ada istilah atau term tambahan dalam kontrak kerjasama.
Yang pertama adalah eksklusif listing. Bentuk kerjasama ini membuat Anda sebagai agen akan mendapatkan komisi walaupun deal dalam pembelian properti tidak langsung dengan Anda. Artinya, jika konsumen melakukan negosiasi dan deal dengan pemilik properti, Anda tetap mendapatkan komisi.
Biasanya, bentuk kerjasama seperti ini diberikan oleh pihak yang memiliki properti kepada agen yang sudah profesional yang bisa menaksir harga yang bagus. Pemilik properti mau membuka kerjasama seperti ini jika agen sudah terpercaya dan mampu menjual dengan harga yang bagus. Jadi, mereka lebih baik memberikan komisi kepada agen daripada menjualkan sendiri karena mereka tidak pandai melakukan negosiasi.
Bentuk kerjasama ini biasanya diberikan ketika seorang agen memang memiliki profesi tetap sebagai agen pemasaran properti. Dengan kata lain, memasarkan properti menjadi prioritas utama daripada bisnis lain.
Bentuk kerjasama pemasaran properti selanjutnya adalah open listing. Istilah ini merupakan kebalikan dengan eksklusif listing. Open listing membuat kedua belah pihak (pemilik dan agen properti) memiliki hak yang sama untuk memasarkan. Siapa yang berhasil melakukan negosiasi dan deal dengan konsumen, dia yang mendapatkan komisi.
Jadi, jika Anda agen properti dengan bentuk kerjasama open listing, Anda tidak akan mendapatkan komisi jika pemilik properti sendiri yang melakukan deal dengan pihak pembeli.
Bentuk perjanjian kerjasama pemasaran properti yang ketiga adalah multi agen. Biasanya, bentuk kerjasama ini diterapkan oleh developer. Mereka membutuhkan banyak agen karena mereka dikejar target. Dengan perjanjian ini, setiap agen akan memasarkan properti yang sama sehingga ada persaingan antar agen. Harganya tentu sangat kompetitif dan pembeli menjadi pihak yang sangat diuntungkan karena pembeli akan mendapatkan tawaran yang berbeda dari agen yang berbeda.
Salah satu developer yang membutuhkan banyak sekali agen pemasaran properti adalah KampungProperti.com. Anda bisa bergabung dan dapatkan uang tambahan dengan cara memberikan informasi tentang properti kepada saudara, teman, kerabat, siapa saja.
Leave a Reply